IKAPJ Santuni 448 Anak Yatim dan Dhuafa dalam Peringatan Maulid Nabi di Polije 28 Aug 2026 Dari Tenaga Honorer, Muhamad Dahlan Kini Pimpin SDN Girimekar dengan Program Pendidikan Berkarakter 28 Aug 2026 Harga Tiket Mahal, The Jakmania Boikot Laga Persija vs Brisbane Roar 28 Aug 2026 Hasil FP1 MotoGP Aragon 2026, Marc Marquez Tercepat 28 Aug 2026 Jadwal Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026 Lengkap 28 Aug 2026 Toyota Camry Terbakar di Tol MBZ Arah Cikampek 28 Aug 2026 Destry Damayanti Resmi Jadi Gubernur Bank Indonesia 2026-2031 28 Aug 2026 Pesawat Tempur F-16 Lalu-lalang di Jakarta, Ini Penjelasan TNI AU 28 Aug 2026 3 Faktor Gaya Hidup yang Bisa Picu Penuaan Dini 28 Aug 2026 Ahli Ungkap Waktu Tidur yang Tepat untuk Jaga Energi 28 Aug 2026 IKAPJ Santuni 448 Anak Yatim dan Dhuafa dalam Peringatan Maulid Nabi di Polije 28 Aug 2026 Dari Tenaga Honorer, Muhamad Dahlan Kini Pimpin SDN Girimekar dengan Program Pendidikan Berkarakter 28 Aug 2026 Harga Tiket Mahal, The Jakmania Boikot Laga Persija vs Brisbane Roar 28 Aug 2026 Hasil FP1 MotoGP Aragon 2026, Marc Marquez Tercepat 28 Aug 2026 Jadwal Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026 Lengkap 28 Aug 2026 Toyota Camry Terbakar di Tol MBZ Arah Cikampek 28 Aug 2026 Destry Damayanti Resmi Jadi Gubernur Bank Indonesia 2026-2031 28 Aug 2026 Pesawat Tempur F-16 Lalu-lalang di Jakarta, Ini Penjelasan TNI AU 28 Aug 2026 3 Faktor Gaya Hidup yang Bisa Picu Penuaan Dini 28 Aug 2026 Ahli Ungkap Waktu Tidur yang Tepat untuk Jaga Energi 28 Aug 2026

Solusi Berkebun di Lahan Sempit, 10 Tanaman Hidroponik Ini Bisa Jadi Pilihan

Desi Rossilawati
Selasa, 9 September 2025 | 13:01 WIB
Bagikan
Solusi Berkebun di Lahan Sempit, 10 Tanaman Hidroponik Ini Bisa Jadi Pilihan

Kangkung adalah sayuran populer di Asia Tenggara yang sangat adaptif dan mudah tumbuh dalam sistem hidroponik. Tanaman ini dikenal karena pertumbuhannya yang sangat cepat dan kemampuannya untuk dipanen berulang kali (cut-and-come-again).

Kangkung dapat dipanen pertama kali dalam 2-3 minggu setelah tanam dan dapat terus dipanen dengan memotong bagian atasnya, memungkinkan beberapa kali panen dari satu tanaman. Kangkung tidak membutuhkan banyak perawatan khusus dan toleran terhadap berbagai kondisi lingkungan. Kangkung dapat tumbuh subur di berbagai sistem hidroponik, termasuk sistem rakit apung sederhana yang cocok untuk pemula. Kangkung juga tidak memerlukan ruang yang luas, menjadikannya pilihan ideal untuk kebun belakang yang terbatas.

4. Sawi

Sawi termasuk sawi hijau dan sawi putih adalah sayuran daun lain yang sangat direkomendasikan untuk pemula hidroponik. Sawi memiliki siklus pertumbuhan yang cepat, mirip dengan selada dan bayam, sehingga Anda bisa segera menikmati hasilnya. Sawi dapat dipanen dalam waktu sekitar 30-40 hari setelah tanam, tergantung varietasnya. Tanaman ini relatif mudah beradaptasi dengan larutan nutrisi standar dan tidak memerlukan kondisi lingkungan yang terlalu spesifik. Sawi dapat ditanam dengan kepadatan tinggi dalam sistem hidroponik, memaksimalkan penggunaan ruang yang tersedia. Sawi juga memiliki nilai gizi yang baik dan sering digunakan dalam berbagai masakan.

5. Pakcoy

Pakcoy adalah sayuran daun Asia yang populer, dikenal karena batangnya yang renyah dan daunnya yang lembut, sangat cocok untuk hidroponik. Pakcoy memiliki pertumbuhan yang cepat dan dapat dipanen dalam waktu singkat, menjadikannya pilihan yang memuaskan bagi pemula. Pakcoy dapat dipanen dalam 30-45 hari setelah tanam, tergantung pada ukuran yang diinginkan. Tanaman ini tidak membutuhkan banyak ruang dan dapat ditanam secara berdekatan dalam sistem NFT atau DWC. Pakcoy relatif toleran terhadap berbagai kondisi pH dan konsentrasi nutrisi, membuatnya mudah dikelola oleh pemula. Pakcoy juga memiliki nilai gizi yang tinggi, kaya akan vitamin A, C, dan K.

6. Stroberi

Halaman :

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.