Solusi Berkebun di Lahan Sempit, 10 Tanaman Hidroponik Ini Bisa Jadi Pilihan
Editor
Desi Rossilawati
Selasa, 9 September 2025 | 13:01 WIB
Kangkung adalah sayuran populer di Asia Tenggara yang sangat adaptif dan mudah tumbuh dalam sistem hidroponik. Tanaman ini dikenal karena pertumbuhannya yang sangat cepat dan kemampuannya untuk dipanen berulang kali (cut-and-come-again).
Kangkung dapat dipanen pertama kali dalam 2-3 minggu setelah tanam dan dapat terus dipanen dengan memotong bagian atasnya, memungkinkan beberapa kali panen dari satu tanaman. Kangkung tidak membutuhkan banyak perawatan khusus dan toleran terhadap berbagai kondisi lingkungan. Kangkung dapat tumbuh subur di berbagai sistem hidroponik, termasuk sistem rakit apung sederhana yang cocok untuk pemula. Kangkung juga tidak memerlukan ruang yang luas, menjadikannya pilihan ideal untuk kebun belakang yang terbatas.4. Sawi
BACA JUGA
Dari Tenaga Honorer, Muhamad Dahlan Kini Pimpin SDN Girimekar dengan Program Pendidikan Berkarakter
5. Pakcoy
Pakcoy adalah sayuran daun Asia yang populer, dikenal karena batangnya yang renyah dan daunnya yang lembut, sangat cocok untuk hidroponik. Pakcoy memiliki pertumbuhan yang cepat dan dapat dipanen dalam waktu singkat, menjadikannya pilihan yang memuaskan bagi pemula. Pakcoy dapat dipanen dalam 30-45 hari setelah tanam, tergantung pada ukuran yang diinginkan. Tanaman ini tidak membutuhkan banyak ruang dan dapat ditanam secara berdekatan dalam sistem NFT atau DWC. Pakcoy relatif toleran terhadap berbagai kondisi pH dan konsentrasi nutrisi, membuatnya mudah dikelola oleh pemula. Pakcoy juga memiliki nilai gizi yang tinggi, kaya akan vitamin A, C, dan K.6. Stroberi
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!