Destinasi Pantai Paling Membahagiakan di Dunia Versi JustCover 5 Aug 2026 Mariano Peralta Bahagia Jalani Debut Manis Bersama Persib 5 Aug 2026 Pemerintah Umumkan Rangkaian Acara HUT Ke-81 RI 2026 5 Aug 2026 "Cahaya Hati" Debut, Warnai Pagelaran Sabang Merauke 2026 5 Aug 2026 Kades Rancaekek Kulon Buka Suara soal Polemik PTSL Rp.400 Ribu per Pemohon 5 Aug 2026 Satpol PP Ungkap Alasan Vendor SixNine Padel Tebang 10 Pohon 5 Aug 2026 Koalisi Pecinta Satwa Desak RI Hentikan Ekspor Monyet Ekor Panjang 5 Aug 2026 Thailand Kian Dekat ke Semifinal, Myanmar Pesta Tujuh Gol di ASEAN Hyundai Cup 2026 5 Aug 2026 MORROW Buka Pusat Kesehatan Preventif Terbesar di Singapura 5 Aug 2026 BOI Thailand Genap 60 Tahun, Investasi Asing Tembus Rekor Baru 5 Aug 2026 Destinasi Pantai Paling Membahagiakan di Dunia Versi JustCover 5 Aug 2026 Mariano Peralta Bahagia Jalani Debut Manis Bersama Persib 5 Aug 2026 Pemerintah Umumkan Rangkaian Acara HUT Ke-81 RI 2026 5 Aug 2026 "Cahaya Hati" Debut, Warnai Pagelaran Sabang Merauke 2026 5 Aug 2026 Kades Rancaekek Kulon Buka Suara soal Polemik PTSL Rp.400 Ribu per Pemohon 5 Aug 2026 Satpol PP Ungkap Alasan Vendor SixNine Padel Tebang 10 Pohon 5 Aug 2026 Koalisi Pecinta Satwa Desak RI Hentikan Ekspor Monyet Ekor Panjang 5 Aug 2026 Thailand Kian Dekat ke Semifinal, Myanmar Pesta Tujuh Gol di ASEAN Hyundai Cup 2026 5 Aug 2026 MORROW Buka Pusat Kesehatan Preventif Terbesar di Singapura 5 Aug 2026 BOI Thailand Genap 60 Tahun, Investasi Asing Tembus Rekor Baru 5 Aug 2026

SKETSA | Morbius

ED
Jumat, 8 April 2022 | 05:59 WIB
Bagikan
SKETSA | Morbius

Oleh Syakieb Sungkar

BULAN ini ada lagi film seru yang wajib tonton: Morbius. Film tentang manusia yang berubah menjadi Vampir karena percobaan biomedis yang salah. Cerita dimulai dari Michael Morbius dan saudara angkatnya, Milo Morbius yang mengidap penyakit kelainan darah sehingga mereka mengalami kesulitan berjalan. Hidup mereka sangat bergantung pada transfusi darah buatan sehingga sejak kecil lebih banyak tinggal di rumah sakit. Namun Michael diberikan bakat kecerdasan sehingga di umur 19 tahun ia sudah menjadi dokter dan mendapat hadiah Nobel dalam bidang biokimia. Untuk menyembuhkan dirinya, Michael berusaha mengkombinasikan DNA manusia dan kelelawar agar tercipta suatu serum yang dapat menghilangkan penyakitnya.

Serum yang diciptakan Michael ternyata dapat membuat dirinya menjadi Vampir yang mempunyai kekuatan super. Michael kemudian dapat mengubah dirinya menjadi manusia buruk rupa berwajah tengkorak dan bergigi runcing tajam yang dapat melompat, terbang, dan bergerak secepat kilat untuk mengalahkan lawan-lawannya. Dalam film, kemampuan super Michael ini digambarkan dengan sangat apik dan kreatif melalui pause snapshoot di tengah-tengah adegan perkelahian. Gerak lambat disertai permainan warna cerah dan pendar cahaya berlapis dapat meyakinkan efek kecepatan gerak dari Michael. Sepintas cara menciptakan adegan slow motion agak mirip dengan film The Matrix, namun animator visual effect dapat membuat gerakan yang lebih indah. Demikian pula adegan terbang Michael juga luar biasa, gerakannya mirip roket dengan bayangan ekor cahaya bernuansa merah dan movement tubuh dibuat menghablur seperti sebuah pesawat supersonik yang sedang memecahkan barier lapisan udara yang ada di sekelilingnya.

Selama Michael berubah menjadi Vampir, ia tidak mengetahui apa yang dilakukannya, sehingga tanpa disadari ia telah menghisap darah dari ke delapan penjaga bersenjata yang mencoba menghalangi gerakan melesatnya. Darah manusia telah menyebabkan Michael mempunyai tenaga yang luar biasa, dan ia akan kembali seperti semula apabila efek darah itu telah menghilang. Dengan menjadi Vampir, Michael tidak membutuhkan tongkat lagi untuk berjalan, ia menjadi sehat dan kuat, sembuh dari penyakitnya. Hal itu yang diperhatikan oleh Milo, saudaranya, sehingga diam-diam ia ikut menyuntikkan serum tersebut ke tubuhnya. Berbeda dengan Michael yang lemah lembut dan menyesali perbuatannya karena telah membunuh para penjaga bersenjata, Milo justru berubah kepribadian menjadi orang yang kejam. Ia menikmati perubahan dirinya itu, dan dengan wujudnya yang baru, Milo aktif membunuhi orang-orang demi mendapatkan darah segar sebagai sumber kekuatan super yang dimilikinya.

Karenanya Michael bersama pacarnya, Martine, bekerjasama menciptakan antibodi yang dapat menghilangkan efek serum pada Milo. Tentu saja upaya ini menciptakan pertengkaran antara Michael dan Milo yang sama-sama mempunyai kekuatan super. Adegan perkelahian kakak beradik ini merupakan moment terindah dalam film. Koreografi pertempuran sangat bagus disertai stop dan slow motion ketika adu jotos di udara. Tempo perkelahian tidak dibuat berlarut-larut sehingga penonton tetap terpaku menikmati kedua jago itu saling banting dan tendang tanpa rasa bosan.

Permainan Jaret Leto sebagai Dr. Michael Morbius dan Matt Smitth sebagai antagonis Milo Morbius dapat menjiwai karakter cerita. Namun akting Adria Arjona sebagai Martine Bancroft, tunangan Michael, kurang dapat mengimbangi penampilan adu peran Jaret dan Matt. Kemunculan Tyrese Gibson sebagai agen FBI cukup mencuri perhatian, sebagai bumbu penceritaan dan penambah bobot karakter dari film. Dan pada akhirnya, Daniel Espinosa sebagai sutradara meramu semua unsur cerita dan pengadeganan menjadi sebuah tontonan yang ciamik.

Tokoh Morbius pertama kali muncul dalam serial komik Spider Man nomer 101 yang terbit pada bulan Oktober 1971. Cerita komik itu ditulis oleh Roy Thomas dengan karakternya dibentuk oleh Gil Kane sebagai tukang gambarnya. Namun Marvel Comics sebagai penerbit, ingin menciptakan komik khusus bercerita tentang Morbius yang bijaksana dan suka merenung. Maka pada Februari 1974, Morbius muncul dalam komik tersendiri.

Sebagai cerita sempalan Spider Man, film ini sudah memberi aba-aba akan ada kelanjutan atau sequel yang mengkaitkannya dengan Spider Man. Michael Keaton kemudian muncul pada bagian akhir film, ia pernah bermain dalam “Spider-Man: Homecoming” (2017), berperan sebagai Adrian Toomes/Vulture, mekanik genius sekaligus gila yang memusuhi Spider Man. Apakah nantinya akan ada film Spider Man yang menceritakan interaksi antara Morbius dan Vulture demi melawan Spider Man? Namun sebelum hal itu terjadi, jangan lewatkan film ini, agar tidak bingung ketika melihat aksi Spider Man di masa depan. Selamat menonton !

***

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.