Destinasi Pantai Paling Membahagiakan di Dunia Versi JustCover 5 Aug 2026 Mariano Peralta Bahagia Jalani Debut Manis Bersama Persib 5 Aug 2026 Pemerintah Umumkan Rangkaian Acara HUT Ke-81 RI 2026 5 Aug 2026 "Cahaya Hati" Debut, Warnai Pagelaran Sabang Merauke 2026 5 Aug 2026 Kades Rancaekek Kulon Buka Suara soal Polemik PTSL Rp.400 Ribu per Pemohon 5 Aug 2026 Satpol PP Ungkap Alasan Vendor SixNine Padel Tebang 10 Pohon 5 Aug 2026 Koalisi Pecinta Satwa Desak RI Hentikan Ekspor Monyet Ekor Panjang 5 Aug 2026 Thailand Kian Dekat ke Semifinal, Myanmar Pesta Tujuh Gol di ASEAN Hyundai Cup 2026 5 Aug 2026 MORROW Buka Pusat Kesehatan Preventif Terbesar di Singapura 5 Aug 2026 BOI Thailand Genap 60 Tahun, Investasi Asing Tembus Rekor Baru 5 Aug 2026 Destinasi Pantai Paling Membahagiakan di Dunia Versi JustCover 5 Aug 2026 Mariano Peralta Bahagia Jalani Debut Manis Bersama Persib 5 Aug 2026 Pemerintah Umumkan Rangkaian Acara HUT Ke-81 RI 2026 5 Aug 2026 "Cahaya Hati" Debut, Warnai Pagelaran Sabang Merauke 2026 5 Aug 2026 Kades Rancaekek Kulon Buka Suara soal Polemik PTSL Rp.400 Ribu per Pemohon 5 Aug 2026 Satpol PP Ungkap Alasan Vendor SixNine Padel Tebang 10 Pohon 5 Aug 2026 Koalisi Pecinta Satwa Desak RI Hentikan Ekspor Monyet Ekor Panjang 5 Aug 2026 Thailand Kian Dekat ke Semifinal, Myanmar Pesta Tujuh Gol di ASEAN Hyundai Cup 2026 5 Aug 2026 MORROW Buka Pusat Kesehatan Preventif Terbesar di Singapura 5 Aug 2026 BOI Thailand Genap 60 Tahun, Investasi Asing Tembus Rekor Baru 5 Aug 2026

SKETSA | Baceprot

ED
Sabtu, 12 Maret 2022 | 06:45 WIB
Bagikan
SKETSA | Baceprot

Oleh Syakieb Sungkar

BELUM pernah terjadi dalam kancah musik dunia, ada tiga orang berjilbab yang jingkrak-jingkrak memainkan musik metal dengan sempurna. Kecuali band VoB yang merupakan kependekan dari Voice of Baceprot. Baceprot yang berarti berisik atau bawel itu, diawaki oleh trio cewek asal Garut: Firdda Marsya Kurnia, sebagai vokalis merangkap gitaris, Widi Rahmawati yang mengurus bass, dan Euis Siti Aisyah yang suka gebukin drum, walau drum itu tidak bersalah. Bagi yang suka mendengar musik metal dari band Rage Against the Machine, Red Hot Chilli Paper, dan Slipknot, maka musik VoB ini terdengar tidak asing.

VoB dibentuk tahun 2014 dan merilis singelnya pada tahun 2018 yang berjudul “School of Revolution”. Musik yang didominasi oleh permainan reef dan mempunyai belokan indah pada bagian refrainnya - karena mengingatkan saya pada cengkok qasidahan - mempunyai improvisasi gitar yang menarik. Berikut adalah lirik dari “School of Revolution”:

Sekolah pagi-pagi ragaku ini berlari

Paksa mimpi yang tak satupun ku mengerti

Terlempar kepala dipaksa pintar

Terdampar kepala dipaksa bingar

 

Don’t try to judge us now

 

Di balik tembok isi kepala seakan digembok

Selaksa dogma ditimpa hingga bongkok

Bila teriak merdeka bersiaplah ditabok atau dikatain.

 

And my soul is empty

And my dream was dying

My soul fall in dark side

And I lose my life

 

Di sana dijuluki penjara paling indah

Tapi tak berikan bukti apa-apa

Hanya seabruk aturan yang tak pernah diterapkan

Menyisakan sejarah yang telah terlupakan

 

Don’t try to judge us now

 

Banyak orang hanya beradu persepsi

Saling tindas dengan alasan visi dan misi

Korbankan mimpi yang akhirnya jauh terdampar

Terlempar samar dan akhirnya mulai pudar

 

Hanya orang fokus yang dapat bertahan

Punya mimpi dan berani tuk wujudkan

Bila sukses tanpa harus korbankan prinsip

Punya semangat dan pikiran yang positif

  https://www.youtube.com/watch?v=4aZX-C8HKJc

Lirik lagu ini lumayan panjang, bercerita tentang kehidupan si trio itu sendiri yang nampaknya lebih suka bermusik ketimbang bersekolah. Mereka merasa tergembok dan dicurahi dogma, serta akan dilecehkan jika ingin merdeka. Menurut mereka, sekolah itu adalah penjara yang membuat jiwa kosong dan gelap. Dan di akhir lirik, VoB memberikan nasehat agar kita fokus serta berani mewujudkan mimpi.

Tidak terpikir sebelumnya bahwa VoB berasal dari kegiatan ekstra kurikuler Madrasah Aliyah (MA, setingkat SMA) di Singajaya, Garut. Atas bimbingan Ersa Eka Susila Satia, atau yang biasanya dipanggil Abah, band itu kemudian tampil dari festival ke festival sampai akhirnya dikenal seperti sekarang. Tahun lalu VoB berkeliling Eropa Barat walau dalam suasana pandemi. Kita doakan agar album mereka segera dirilis dan kita dapat mendengarnya bersama-sama pada aplikasi Spotify.***

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.