Sidang Isbat 1 Syawal 1447 H Digelar, Ini 3 Tahapan Penentuan Idul Fitri 2026
Lokasi pemantauan meliputi observatorium, pantai, masjid, gedung tinggi, hingga kawasan perbukitan yang dinilai strategis untuk melihat posisi hilal.
Data Hisab Jadi Dasar Sidang Isbat 1 Syawal 1447 H
Berdasarkan data Tim Hisab Rukyat Kementerian Agama, ijtimak menjelang Syawal 1447 H terjadi pada Kamis (19/3/2026) sekitar pukul 08.23 WIB.
Pada saat rukyatul hilal dilakukan, posisi hilal di seluruh wilayah Indonesia diperkirakan berada di atas ufuk dengan ketinggian antara 0 derajat 54 menit 27 detik hingga 3 derajat 7 menit 52 detik.
Sementara itu, sudut elongasi hilal diperkirakan berkisar antara 4 derajat 32 menit 40 detik hingga 6 derajat 6 menit 11 detik.
Data ini menjadi salah satu dasar dalam pembahasan Sidang Isbat 1 Syawal 1447 H sebelum penetapan resmi diumumkan kepada masyarakat.
Sidang Isbat 1 Syawal 1447 H Jadi Pedoman Nasional
Pelaksanaan Sidang Isbat 1 Syawal 1447 H bertujuan menghasilkan keputusan resmi yang dapat menjadi pedoman bagi umat Islam di Indonesia dalam menentukan Hari Raya Idul Fitri.
Kementerian Agama menyatakan bahwa keputusan yang dihasilkan diharapkan dapat diterima oleh seluruh masyarakat sebagai acuan bersama.
Dengan melibatkan berbagai pihak serta menggabungkan metode hisab dan rukyat, pemerintah memastikan bahwa proses penetapan awal Syawal dilakukan secara komprehensif dan berdasarkan data yang dapat dipertanggungjawabkan. @desi
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!