Sidak ke RSUD dr Soewandhie, Wakil Ketua DPRD Surabaya: Sistem ICU Harus Dievaluasi

ED
Jumat, 2 Juni 2023 | 18:17 WIB
Bagikan
Sidak ke RSUD dr Soewandhie, Wakil Ketua DPRD Surabaya: Sistem ICU Harus Dievaluasi

Lebih lanjut Reni pun mempertanyakan, kenapa saat ada penambahan gedung disamping gedung lama, tidak diiringi oleh penambahan jumlah ICU.

"Kemudian jumlah ICU dengan adanya pasien harusnya semakin bertambah, karena ada gedung baru juga. Tapi kapasitas IGD dan ICU juga tidak ikut bertambah," ungkapnya.

Saat ini diketahui, lanjutnya, RSUD dr Soewandhie Surabaya hanya memiliki satu ruang ICU dengan kapasitas 9 bed dan hampir setiap hari ada keluar masuk pasien disana. Bahkan hingga harus mengantre.

Reni pun mendorong, hal ini bisa menjadi evaluasi bersama RSUD dr Soewandhie dalam penangganan pasien, khususnya rawat inap. Supaya insiden yang dialami Asiasi dan keluarga tidak terulang di pasien lainnya.

"Ketika ada kekurangan ya, harus mengakui dan diperbaiki, supaya kedepannya tak terulang kembali," tegasnya.

Sementara itu, penjelasan dari Pihak RS Soewandhie, yakni Dokter Mulyadi membenarkan hal tersebut.  Ia menjelaskan terkait pasien Asiasi yang di ada didaftar tunggu ruang ICU sejak hari Selasa alasannya anterean banyak, sehingga nama Asiasi baru ada di hari Rabu.

Meski begitu, dokter Mulyadi menjelaskan kalaupun namanya ada dalam daftar antrean, ia juga belum bisa masuk ke ruang ICU.

"Rabu muncul namanya, karena di ICU sudah ada yang keluar jadi ibu Asiasi bisa masuk. Cuma pendaftarannya baru muncul Rabu pagi," tambahnya.

Halaman :

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.