Siapa Saja yang Harus Menghindari Pepaya? Ini Penjelasannya
Editor
Desi Rossilawati
Jumat, 24 Januari 2025 | 01:55 WIB
VISI.NEWS | BANDUNG - Pepaya, buah manis dengan warna cerah, dikenal kaya akan nutrisi seperti vitamin, serat, dan mineral. Buah ini dapat membantu menahan rasa lapar, menurunkan risiko penyakit kronis seperti penyakit jantung, diabetes, kanker, tekanan darah tinggi, hingga membantu menjaga berat badan.
Namun, tidak semua orang dapat menikmati manfaat pepaya. Ada beberapa kelompok individu yang sebaiknya menghindari konsumsi buah ini karena berisiko memperburuk kondisi kesehatan mereka. Berikut penjelasannya, seperti dilansir dari Times of India.
1. Wanita Hamil
Pepaya, terutama yang setengah matang, mengandung lateks yang dapat memicu kontraksi rahim dan berisiko menyebabkan persalinan dini. Kandungan papain dalam pepaya juga dapat disalahartikan tubuh sebagai prostaglandin yang memicu persalinan dan melemahkan selaput janin.2. Orang dengan Detak Jantung Tak Teratur
Meskipun pepaya dapat mengurangi risiko penyakit jantung, buah ini mengandung sedikit glikosida sianogenik, asam amino yang dapat menghasilkan hidrogen sianida dalam sistem pencernaan. Pada penderita detak jantung tidak teratur, senyawa ini dapat memperburuk gejala. Efek serupa juga dapat terjadi pada mereka yang mengalami hipotiroidisme.3. Orang dengan Alergi
Orang yang memiliki alergi terhadap lateks sebaiknya menghindari pepaya. Pepaya mengandung enzim kitinase, yang dapat menyebabkan reaksi silang dengan lateks dan memicu gejala alergi seperti bersin, batuk, kesulitan bernapas, dan mata berair.4. Orang dengan Batu Ginjal
Pepaya memiliki kandungan vitamin C tinggi, yang dalam jumlah berlebihan dapat memperburuk kondisi batu ginjal. Vitamin C berlebih dapat meningkatkan pembentukan batu ginjal kalsium oksalat dan memperbesar ukurannya, sehingga lebih sulit dikeluarkan melalui urin.5. Orang dengan Hipoglikemia
Pepaya sering dianggap baik bagi penderita diabetes karena membantu mengatur kadar gula darah. Namun, bagi mereka dengan gula darah rendah (hipoglikemia), efek anti-hipoglikemik pepaya dapat menyebabkan penurunan kadar glukosa darah ke tingkat berbahaya. Gejala seperti gemetar, kebingungan, dan detak jantung cepat bisa muncul. Meski pepaya memiliki banyak manfaat, konsumsi buah ini harus disesuaikan dengan kondisi kesehatan masing-masing individu. Konsultasikan dengan dokter atau ahli gizi jika Anda memiliki kondisi khusus sebelum menambahkan pepaya ke dalam menu makanan Anda. @ffrBerita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!