Sholawatan Cak Imin, Netizen, "Sholawat kok gibah, nggak takut dosa ya?"
VISI.NEWS | JAKARTA - Calon wakil presiden nomor urut 01, Muhaimin Iskandar alias Cak Imin, menjadi sorotan netizen setelah video sholawatannya viral di media sosial. Dalam video tersebut, Cak Imin tampak bersholawat dengan mengganti lirik lagu untuk menyindir pasangan calon lain.
Video sholawatan Cak Imin itu diunggah oleh akun TikTok @anakkoreah pada Sabtu (10/2/2024), saat kampanye akbar pasangan Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar di Jakarta International Stadium (JIS). Dalam video berdurasi 15 detik itu, Cak Imin menyanyikan lirik sebagai berikut:
"Rakyat sepakat untuk perubahan, pemilu bukan pergantian dari bapak ke anak. Terlibatlah paman, konstitusi hancur berantakan,"
"Suara anda jangan mau dibeli. Itu menguntungkan oligarki. Marilah kita tegakkan demokrasi. Indonesia bukan milik dinasti,"
Lirik sholawat Cak Imin itu diduga menyindir pasangan calon nomor urut 02, Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka, yang merupakan putra dari Presiden Joko Widodo. Selain itu, Cak Imin juga menyebut kata "paman", yang mungkin merujuk kepada mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, yang mendukung pasangan Prabowo-Gibran.
Video sholawatan Cak Imin itu pun menuai beragam komentar dari netizen. Sebagian netizen mengecam Cak Imin karena dianggap tidak menghormati sholawat dengan menyisipkan nyinyiran politik. Mereka menilai bahwa sholawat Cak Imin itu merupakan bentuk gibah, yaitu menggunjing orang lain di belakang.
"Sholawat kok gibah, nggak takut dosa ya?" tulis akun @nurulfitriani.
"Sholawat itu untuk memuji Allah dan Nabi, bukan untuk nyinyirin orang lain. Ini namanya sholawat atau sholawat?" komentar akun @rizkypratama.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!