Shanghai Electric dan Mitra-Mitra di Indonesia Berkolaborasi Meningkatkan Infrastruktur Energi Hijau yang Stabil
Pencapaian luar biasa ini juga memperkuat status proyek ini sebagai pembangkit listrik swasta terbaik di Indonesia. Setelah tersambung dengan jaringan transmisi listrik pada awal bulan ini, fasilitas tersebut telah menjadi tulang punggung yang sangat menjamin stabilitas jaringan transmisi listrik di wilayah lokal. Proyek utama lain, Kawasan Industri Qingshan merupakan ekspansi pertama Shanghai Electric di segmen batu bara berskala besar di pasar internasional. Maka, proyek ini sangat penting, sebab meningkatkan strategi internasionalisasi Shanghai Electric.
Shanghai Electric juga bergerak dalam lini produksi baterai litium, suku cadang otomotif, lini produksi pesawat terbang berukuran besar, elevator, serta kompresor penyejuk udara. Shanghai Electric pun berfokus pada inovasi teknologi dan aktivitas produksi serta pengoperasian sistem kereta dan peralatan industri lain sekaligus jasa terintegrasi. Dengan demikian, Shanghai Electric memfasilitasi peluang kerja sama internasional, serta pengembangan teknologi industri yang ramah lingkungan dan rendah karbon di seluruh dunia.
Shanghai Electric turut aktif mengembangkan bisnis teknik di luar Tiongkok. Bahkan, Shanghai Electric telah merampungkan lebih dari 100 proyek teknik di sektor kelistrikan dengan nilai kontrak total hingga RMB 250 miliar (US$ 35,76 miliar), atau setara dengan sepertiga penjualan peralatan listrik Shanghai Electric di pasar luar negeri. Shanghai Electric juga mengakuisisi 100% saham Nedschroef di Belanda, berekspansi di industri automotive fastener premium, mengakuisisi 100% saham Broetje Automation di Jerman, serta berekspansi di industri manufaktur peralatan penerbangan premium.@nia
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!