Koalisi Pecinta Satwa Desak RI Hentikan Ekspor Monyet Ekor Panjang 5 Aug 2026 Thailand Kian Dekat ke Semifinal, Myanmar Pesta Tujuh Gol di ASEAN Hyundai Cup 2026 5 Aug 2026 MORROW Buka Pusat Kesehatan Preventif Terbesar di Singapura 5 Aug 2026 BOI Thailand Genap 60 Tahun, Investasi Asing Tembus Rekor Baru 5 Aug 2026 Ahli Gizi Ungkap Pilihan Sarapan yang Bantu Tingkatkan Energi Tubuh 5 Aug 2026 Ekspedisi 22 Hari Ungkap Keanekaragaman Laut Dalam di Samudra Hindia 5 Aug 2026 Jadwal Timnas Indonesia vs Singapura, Penentu Tiket Semifinal AFF 2026 5 Aug 2026 Kesal Dimarahi Orang Tua, Pemuda di Bandung Bakar Rumah, Tiga Bangunan Hangus 5 Aug 2026 Jadwal Final Piala Presiden 2026: Persib vs Persebaya di Bali 5 Aug 2026 Dua Skenario Gagalkan Malaysia ke Semifinal Piala AFF 2026 5 Aug 2026 Koalisi Pecinta Satwa Desak RI Hentikan Ekspor Monyet Ekor Panjang 5 Aug 2026 Thailand Kian Dekat ke Semifinal, Myanmar Pesta Tujuh Gol di ASEAN Hyundai Cup 2026 5 Aug 2026 MORROW Buka Pusat Kesehatan Preventif Terbesar di Singapura 5 Aug 2026 BOI Thailand Genap 60 Tahun, Investasi Asing Tembus Rekor Baru 5 Aug 2026 Ahli Gizi Ungkap Pilihan Sarapan yang Bantu Tingkatkan Energi Tubuh 5 Aug 2026 Ekspedisi 22 Hari Ungkap Keanekaragaman Laut Dalam di Samudra Hindia 5 Aug 2026 Jadwal Timnas Indonesia vs Singapura, Penentu Tiket Semifinal AFF 2026 5 Aug 2026 Kesal Dimarahi Orang Tua, Pemuda di Bandung Bakar Rumah, Tiga Bangunan Hangus 5 Aug 2026 Jadwal Final Piala Presiden 2026: Persib vs Persebaya di Bali 5 Aug 2026 Dua Skenario Gagalkan Malaysia ke Semifinal Piala AFF 2026 5 Aug 2026

Setidaknya 21 Tewas, Beberapa Terluka dalam Kebakaran Rumah di Jalur Gaza

ED
Sabtu, 19 November 2022 | 19:15 WIB
Bagikan
Setidaknya 21 Tewas, Beberapa Terluka dalam Kebakaran Rumah di Jalur Gaza

VISI.NEWS | GAZA - Sedikitnya 21 orang tewas dan beberapa lainnya terluka ketika kebakaran terjadi di sebuah gedung di Jalur Gaza, kata pejabat kesehatan dan darurat sipil, Kamis (24/11).

Ini menandai salah satu insiden paling mematikan dalam beberapa tahun terakhir di luar kekerasan yang berasal dari konflik Israel-Palestina.

Petugas pemadam kebakaran membutuhkan waktu lebih dari satu jam untuk mengendalikan api besar yang menyembur melalui lantai atas sebuah bangunan tempat tinggal berlantai empat di kamp pengungsi Jabalia yang berpenduduk padat di Jalur Gaza utara.

Ambulans membawa beberapa orang yang terluka ke rumah sakit setempat, dan Israel, yang bersama dengan Mesir mempertahankan blokade di Gaza, mengatakan akan mengizinkan mereka yang membutuhkan perawatan medis.

Kepala Rumah Sakit Indonesia di Jabalia, Saleh abu Laila, mengatakan kepada Agence France-Presse (AFP) bahwa fasilitas tersebut telah menerima jenazah setidaknya tujuh anak yang tewas.

Kementerian Dalam Negeri Gaza mengatakan penyelidikan awal mengungkapkan bahwa sejumlah besar bensin telah disimpan di lokasi tersebut, memicu kobaran api yang dengan cepat melalap bangunan tersebut.

Saksi mengatakan mereka dapat mendengar teriakan tetapi mereka tidak dapat membantu orang-orang di dalam karena intensitas api.

Gaza menghadapi krisis energi yang parah. Orang sering menyimpan gas untuk memasak, solar, dan bensin di rumah sebagai persiapan menghadapi musim dingin. Kebakaran rumah sebelumnya disebabkan oleh lilin dan kebocoran gas.

Halaman :

1 2

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.