Serangan Saling Balas Israel–Iran, PBB: Dampaknya Bisa Global
Editor
Desi Rossilawati
Sabtu, 14 Juni 2025 | 22:00 WIB
VISI.NEWS | NEW YORK - Sekretaris Jenderal PBB, Antonio Guterres, mendesak Israel dan Iran untuk segera menghentikan eskalasi konflik militer yang makin memburuk, menyusul aksi saling serang rudal dan drone antara kedua negara.
“Eskalasi sudah cukup. Saatnya berhenti. Perdamaian dan diplomasi harus menang,“ tulis Guterres melalui platform X, seperti dikutip AFP, Sabtu (14/6/2025).
Serangan militer Israel pada Jumat (13/6/2025) pagi menyasar lebih dari 200 titik strategis di Iran, termasuk fasilitas nuklir dan pangkalan militer. Sebagai balasan, Iran meluncurkan gelombang rudal dan drone yang menyerang wilayah Israel sejak malam hingga pagi harinya.
Akibat konflik ini, sedikitnya 78 orang tewas di Iran, sedangkan dua korban jiwa tercatat di Israel akibat serangan balasan.
Dalam rapat darurat Dewan Keamanan PBB, Wakil Sekjen PBB untuk Urusan Politik dan Pembangunan Perdamaian, Rosemary DiCarlo, memperingatkan potensi dampak regional dan global jika konflik berlanjut.
"Dampak serangan ini telah dirasakan di seluruh kawasan, dengan negara-negara tetangga menutup wilayah udara mereka dan menempatkan pasukan keamanan mereka dalam siaga tinggi," ujarnya.
DiCarlo menekankan bahwa seluruh negara anggota PBB terikat oleh Piagam PBB dan hukum internasional, yang melarang penggunaan kekuatan terhadap integritas teritorial dan kemerdekaan politik negara lain.
"Kita harus dengan segala cara menghindari konflik yang semakin besar, yang akan memiliki konsekuensi global yang sangat besar," pungkas DiCarlo. @ffr
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!