Serangan di Kharg Island Picu Ketegangan Energi Dunia

ED
Sabtu, 14 Maret 2026 | 13:05 WIB
Bagikan
Serangan di Kharg Island Picu Ketegangan Energi Dunia

Sementara itu, dampak perang semakin meluas ke berbagai wilayah di Timur Tengah. Serangan udara Israel terus menggempur target di Iran dan Lebanon, sementara kelompok bersenjata yang didukung Iran memperluas serangan mereka di kawasan. Menurut laporan terbaru, sekitar 2.000 orang telah tewas sejak konflik dimulai, sebagian besar di Iran, tetapi korban juga terus bertambah di Lebanon dan negara-negara Teluk.

Presiden Ukraina, Volodymyr Zelenskyy, juga ikut menyoroti perkembangan terbaru setelah AS mengeluarkan izin sementara bagi negara-negara untuk membeli minyak Rusia yang sudah berada di laut selama 30 hari ke depan. Menurut Zelenskyy, keputusan tersebut berpotensi memberi keuntungan besar bagi Moskow.

“Langkah ini bisa memberi Rusia hingga 10 miliar dolar. Itu jelas tidak membantu upaya perdamaian,” kata Zelenskyy.

Di sisi lain, analis energi memperingatkan bahwa meskipun fasilitas minyak Kharg belum diserang secara langsung, risiko terhadap pasokan global tetap tinggi. Presiden Rapidan Energy Group, Bob McNally, menilai pernyataan Trump akan membuat pasar semakin waspada terhadap kemungkinan eskalasi.

“Komentar Trump akan membuat pasar semakin fokus pada kemungkinan bahwa gangguan energi ini bisa meluas dan berlangsung lebih lama,” ujarnya.

Namun tidak semua pengamat yakin fasilitas minyak Kharg akan tetap aman jika konflik terus berlanjut. Chief investment officer Bison Interests, Josh Young, bahkan menyebut serangan tanpa menyasar infrastruktur minyak sebagai langkah yang tidak masuk akal.

“Membombardir Kharg Island tanpa menyentuh fasilitas minyaknya itu seperti pergi ke McDonald’s dan memesan hamburger tanpa daging,” kata Young.

“Apa sebenarnya tujuannya?”

Halaman :

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.