IKAPJ Santuni 448 Anak Yatim dan Dhuafa dalam Peringatan Maulid Nabi di Polije 28 Aug 2026 Dari Tenaga Honorer, Muhamad Dahlan Kini Pimpin SDN Girimekar dengan Program Pendidikan Berkarakter 28 Aug 2026 Harga Tiket Mahal, The Jakmania Boikot Laga Persija vs Brisbane Roar 28 Aug 2026 Hasil FP1 MotoGP Aragon 2026, Marc Marquez Tercepat 28 Aug 2026 Jadwal Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026 Lengkap 28 Aug 2026 Toyota Camry Terbakar di Tol MBZ Arah Cikampek 28 Aug 2026 Destry Damayanti Resmi Jadi Gubernur Bank Indonesia 2026-2031 28 Aug 2026 Pesawat Tempur F-16 Lalu-lalang di Jakarta, Ini Penjelasan TNI AU 28 Aug 2026 3 Faktor Gaya Hidup yang Bisa Picu Penuaan Dini 28 Aug 2026 Ahli Ungkap Waktu Tidur yang Tepat untuk Jaga Energi 28 Aug 2026 IKAPJ Santuni 448 Anak Yatim dan Dhuafa dalam Peringatan Maulid Nabi di Polije 28 Aug 2026 Dari Tenaga Honorer, Muhamad Dahlan Kini Pimpin SDN Girimekar dengan Program Pendidikan Berkarakter 28 Aug 2026 Harga Tiket Mahal, The Jakmania Boikot Laga Persija vs Brisbane Roar 28 Aug 2026 Hasil FP1 MotoGP Aragon 2026, Marc Marquez Tercepat 28 Aug 2026 Jadwal Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026 Lengkap 28 Aug 2026 Toyota Camry Terbakar di Tol MBZ Arah Cikampek 28 Aug 2026 Destry Damayanti Resmi Jadi Gubernur Bank Indonesia 2026-2031 28 Aug 2026 Pesawat Tempur F-16 Lalu-lalang di Jakarta, Ini Penjelasan TNI AU 28 Aug 2026 3 Faktor Gaya Hidup yang Bisa Picu Penuaan Dini 28 Aug 2026 Ahli Ungkap Waktu Tidur yang Tepat untuk Jaga Energi 28 Aug 2026

Sepertinya Belum Paham Perda No 44 Tahun 2022, Reynaldi : Komite Sekolah Itu Bukan Pengeras Suara Pihak Sekolah, Ingat !

ED
Sabtu, 15 Oktober 2022 | 12:59 WIB
Bagikan
Sepertinya Belum Paham Perda No 44 Tahun 2022, Reynaldi : Komite Sekolah Itu Bukan Pengeras Suara Pihak Sekolah, Ingat !

VISI.NEWS | BANDUNG Anggota DPRD Jawa Barat (Jabar) Reynaldi menyoroti peran dan tugas Komite Sekolah yang dinilai belum memahami secara utuh kaitan dengan tugas dan fungsinya, sehingga masih banyak para orang tua yang mengeluhkan banyak hal.

Salah satu keluhan tersebut yakni terbebani uang sumbangan sekolah yang diketahui masih terdapat disejumlah sekolah hingga saat ini.

“Tugas komite yang dianggap belum paham menjalankan regulasi sesuai Pergub Jabar No 44 Tahun 2022 tentang Komite Sekolah, fahami dulu, terus bantu para orangtua agar keluhan itu terselesaikan,” katanya.

Komite sekolah seharusnya bertugas sebagai lembaga independen dalam penyelenggaraan pendidikan, harus bisa menampung aspirasi para orang tua siswa yang berbentuk masukan hingga kritik untuk sekolah.

"Tapi yang saya jumpai di banyak sekolah, independensi komite ini malah dipertanyakan, rata-rata komite hanya jadi stempel yang pada prakteknya menuruti kemauan dari sekolah,” sambungnya.

Politisi Golkar muda di Jabar ini mengibaratkan komite layaknya lembaga DPRD yang menjalankan tugas pengawasan di pemerintah, sehingga harus bisa menampung aspirasi dari para orang tua siswa untuk ditindaklanjuti pihak sekolah.

“Namun dalam perjalanannya, menilai komite malah gagal paham dalam menjalankan fungsinya itu, alih-alih diharapkan menjadi lembaga independen, komite malah seolah menjadi pengeras suara kebijakan sekolah,” imbuhnya.

Sebagai legislator, Reynaldi sepakat dengan langkah Disdik Jabar yang menginstruksikan sekolah menyetop sementara rapat komite, namun tetap harus ada kebijakan tegas dari Disdik Jabar.

Halaman :

1 2

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.