Seorang Pria di Sukabumi Tewas Tersambar KA Pangrango
Editor
Desi Rossilawati
Sabtu, 2 Agustus 2025 | 15:10 WIB
VISI.NEWS | SUKABUMI - Seorang pria tewas tersambar Kereta Api (KA) Pangrango di Desa Cimahi, Kecamatan Cicantayan, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Sabtu (2/8/2025) sekitar pukul 09.15 WIB. TKP terjadinya peristiwa nahas itu berada tak jauh dari perlintasan sebidang tanpa palang pintu di Kampung Paledang.
"Ketika ditemukan korban sudah terbaring. Tidak ada yg melihat secara jelas . Info sementara korban sudah lama mengalami sakit dan agak kurang pendengarannya," ujar Kapolsek Cibadak AKP Idji Djubaedi kepada visi.news.
Terpisah, Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta, Ixfan Hendriwintoko menyatakan pada pukul 09.16 WIB, masinis KA Pangrango PLB 224A melaporkan telah terjadi insiden tertemper orang di lintas Cibadak–Cisaat pada KM 49+2/3.
"Masinis menghentikan perjalanan untuk melakukan pengecekan sesuai prosedur keselamatan," ujarnya.
Adapun tindak lanjut yang dilakukan saat itu dilakukan koordinasi dengan petugas terkait, termasuk PKD Stasiun Cisaat.
Sedangkan dari hasil pemeriksaan sarana oleh petugas Awak Sarana Perkretapian (ASP) menyatakan bahwa rangkaian KA Pangrango dalam kondisi aman dan dapat melanjutkan perjalanan.
"Kejadian ini ditangani berdasarkan regulasi dan prosedur operasional yang berlaku, yaitu
Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2007 tentang Perkeretaapian Pasal 178 setiap orang dilarang berada di ruang manfaat jalur kereta api, kecuali untuk kepentingan perkeretaapian," pungkasnya.
Sementara itu warga di sekitar tempat kejadian tak ada yang mengetahui secara pasti kronologis insiden itu. Warga hanya mengetahui bahwa saat kejadian KA Pangrango melaju dari arah barat ke timur, kala itu kereta sedang mengangkut penumpang dari Bogor. Warga juga menyebutkan mendengar bahwa KA Pangrango telah membunyikan klakson panjang.
Korban meninggal dunia di tempat, jasadnya berada di tengah rel.
Warga menyebut korban bernama Ade Rahmat (62) asal Desa Cisande, Kecamatan Cicantayan namun sudah lama tinggal di Kampung Ciawi, Desa Cimahi. Adapun korban memang sering berjalan menyusuri rel kemudian berjemur di rel karena mengalami sakit gula.
Dari video yang beredar, sesaat setelah kejadian petugas kepolisian tiba dilokasi, petugas keamanan dari stasiun Cisaat juga nampak. Warga sekitar dan pengendara yang melintas juga memadati lokasi kejadian karena penasaran dengan apa yang terjadi. Selanjutnya jasad korban dibawa oleh PMI Kabupaten Sukabumi ke RSUD Sekarwangi Cibadak.
@andri
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!