Prabowo ke Lokasi Gempa NTT, Pastikan Penanganan Cepat dan Terkoordinasi 26 Aug 2026 Melchias Markus Mekeng Ingatkan Risiko Salah Sasaran Pembatasan Pertalite Berbasis Desil 26 Aug 2026 Bank Mandiri Sampaikan Permintaan Maaf, Rekening Botok Dibuka 26 Aug 2026 TPA Cioray Tasikmalaya Terbakar, Lima Hektare Terdampak 26 Aug 2026 Satu dari Tiga Korban Pantai Karangpapak Ditemukan Meninggal 26 Aug 2026 Hadiri Pesta Biru, Farhan, "Kalau lihat dari pemain, optimis pisan" 26 Aug 2026 UAJY Raih Hibah United Board 2026, Bersama AMSI Perkuat Jurnalisme Biodiversitas 26 Aug 2026 7 Tempat Makan Enak Dekat Stasiun Padalarang 26 Aug 2026 Pendakian Gunung Lincing Malang Ditutup akibat Kebakaran Hutan 26 Aug 2026 Pendaftaran TKA SMA 2026 Dibuka hingga 27 September, Ini Syaratnya 26 Aug 2026 Prabowo ke Lokasi Gempa NTT, Pastikan Penanganan Cepat dan Terkoordinasi 26 Aug 2026 Melchias Markus Mekeng Ingatkan Risiko Salah Sasaran Pembatasan Pertalite Berbasis Desil 26 Aug 2026 Bank Mandiri Sampaikan Permintaan Maaf, Rekening Botok Dibuka 26 Aug 2026 TPA Cioray Tasikmalaya Terbakar, Lima Hektare Terdampak 26 Aug 2026 Satu dari Tiga Korban Pantai Karangpapak Ditemukan Meninggal 26 Aug 2026 Hadiri Pesta Biru, Farhan, "Kalau lihat dari pemain, optimis pisan" 26 Aug 2026 UAJY Raih Hibah United Board 2026, Bersama AMSI Perkuat Jurnalisme Biodiversitas 26 Aug 2026 7 Tempat Makan Enak Dekat Stasiun Padalarang 26 Aug 2026 Pendakian Gunung Lincing Malang Ditutup akibat Kebakaran Hutan 26 Aug 2026 Pendaftaran TKA SMA 2026 Dibuka hingga 27 September, Ini Syaratnya 26 Aug 2026

Seorang Petani di Sukabumi Tewas dengan Luka Robek di Perut

Desi Rossilawati
Kamis, 10 Juli 2025 | 19:35 WIB
Bagikan
Seorang Petani di Sukabumi Tewas dengan Luka Robek di Perut
VISI.NEWS | SUKABUMI - Seorang petani ditemukan tewas di kawasan kebun Pasir Rawa, Desa Puncak Manggis, Kecamatan Sagaranten, Kabupaten Sukabumi, Rabu (9/7/2025) sekitar 17.00 WIB. Petani bernama A (52) tewas dengan luka di bagian perut. Dilokasi kejadian ditemukan juga botol produk pembasmi rumput liar. Polisi menduga kalau petani asal Desa Puncak Manggis itu bunuh diri. ”Diketahui korban pada hari Selasa, 8 Juli 2025 sudah dicari warga karena tidak kunjung pulang hingga tengah malam,” kata Kapolsek Sagaranten AKP A Suryana, Kamis (10/7/2025). Suryana menuturkan ada saksi bernama Dindin (50) pada Selasa sekitar pukul 17.00 WIB melihat korban menuju arah kebun Pasir Rawa membawa botol warna putih. Pada Rabu, saksi lainnya bernama Yaya (50) ikut mencari korban bersama warga lainnya ke wilayah perkebunan yang jaraknya sekitar 400 meter dari perkampungan. Saat berada di lokasi yang ditumbuhi semak cukup rimbun, saksi dari jarak kurang lebih 10 meter melihat korban dalam keadaan tergeletak tidak mengenakan baju hanya pakai celana pendek hitam. Di bagian perut sebelah kiri terdapat luka robek. ”Disana ditemukan golok dan satu botol Roundup, obat semprot pengering rumput,” kata Suryana. Korban kemudian dievakuasi pihak keluarga, warga dan bhabinkamtibmas Polsek Sagaranten ke rumah duka sekitar pukul 18.00 WIB. Dalam kejadian ini pihak keluarga menolak untuk dilakukan autopsi dan menerima kejadian ini sebagai musibah. @andri

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.