Seorang Ketum Parpol Bilang Gimik, Reynaldi : Hormati Proses Hukum Migor Yang Sedang Berjalan
VISINEWS | BANDUNG - Munculnya pernyataan salah seorang Ketua Umun (Ketum) Partai Politik (Parpol) terkait menanggapi penetapan tersangka Minyak Goreng (Migor) oleh Kejaksaan Agung (Kejagung) hanya gimik, tidak berdasar.
Demikian dikatakan Anggota Komisi I DPRD Jawa Barat (Jabar) Reynaldi, menurutnya penetapan tersangka atas salah seorang pejabat di Kementerian Perdagang (Kemendag) dan sejumlah direksi perusahaan itu merupakan langkah negara dalam menegakan hukum Indonesia.
"Jadi penetapan para tersangka migor itu tidak main-main, saya selaku kader Golkar di Jabar sangat menyayangkan pernyataan salah seorang ketum parpol tersebut," katanya.
Diketahui saat ini, negara tengah mendalami sejumlah pihak yang diduga terlibat dalam kasus langkanya dan mahalnya migor yang sudah sangat menyulitkan masyarakat, jadi sebagai warga negara patut untuk menghormati proses hukum yang tengah berjalan.
"Jangan dilihat sebagai gimik, hukum bukan untuk dimain-mainkan, penanganan hukum kasus minyak goreng agar memberi efek jera bagi siapapun yang terlibat," ujar Reynaldi.
Selain itu, Reynaldi mengungkapkan, upaya pemerintah dalam mengatasi masalah migor ini diketahui bukan hanya sekedar penetapan tersangka mafia minyak goreng akan tetapi berbagai cara lain di luar upaya hukum juga terus dilakukan.
"Pemerintah berusaha untuk mengatasi masalah ini dengan segera, dengan berbagai cara, sehingga persoalan migor dapat segera teratasi, dan masyarakat kemudian dapat terbantu," ungkapnya.
Seeprti halnya upaya dalam mengatasi kesulitan masyarakat dengan cara memberikan subsidi dalam bentuk uang tunai melalui BLT, serta melakukan operasi pasar agar masyarakat bisa mendapatkan migor dengan harga murah.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!