Destinasi Pantai Paling Membahagiakan di Dunia Versi JustCover 5 Aug 2026 Mariano Peralta Bahagia Jalani Debut Manis Bersama Persib 5 Aug 2026 Pemerintah Umumkan Rangkaian Acara HUT Ke-81 RI 2026 5 Aug 2026 "Cahaya Hati" Debut, Warnai Pagelaran Sabang Merauke 2026 5 Aug 2026 Kades Rancaekek Kulon Buka Suara soal Polemik PTSL Rp.400 Ribu per Pemohon 5 Aug 2026 Satpol PP Ungkap Alasan Vendor SixNine Padel Tebang 10 Pohon 5 Aug 2026 Koalisi Pecinta Satwa Desak RI Hentikan Ekspor Monyet Ekor Panjang 5 Aug 2026 Thailand Kian Dekat ke Semifinal, Myanmar Pesta Tujuh Gol di ASEAN Hyundai Cup 2026 5 Aug 2026 MORROW Buka Pusat Kesehatan Preventif Terbesar di Singapura 5 Aug 2026 BOI Thailand Genap 60 Tahun, Investasi Asing Tembus Rekor Baru 5 Aug 2026 Destinasi Pantai Paling Membahagiakan di Dunia Versi JustCover 5 Aug 2026 Mariano Peralta Bahagia Jalani Debut Manis Bersama Persib 5 Aug 2026 Pemerintah Umumkan Rangkaian Acara HUT Ke-81 RI 2026 5 Aug 2026 "Cahaya Hati" Debut, Warnai Pagelaran Sabang Merauke 2026 5 Aug 2026 Kades Rancaekek Kulon Buka Suara soal Polemik PTSL Rp.400 Ribu per Pemohon 5 Aug 2026 Satpol PP Ungkap Alasan Vendor SixNine Padel Tebang 10 Pohon 5 Aug 2026 Koalisi Pecinta Satwa Desak RI Hentikan Ekspor Monyet Ekor Panjang 5 Aug 2026 Thailand Kian Dekat ke Semifinal, Myanmar Pesta Tujuh Gol di ASEAN Hyundai Cup 2026 5 Aug 2026 MORROW Buka Pusat Kesehatan Preventif Terbesar di Singapura 5 Aug 2026 BOI Thailand Genap 60 Tahun, Investasi Asing Tembus Rekor Baru 5 Aug 2026

Seorang Kakek yang Memiliki 40 Cucu Jadi Wisudawan S1 di Usia 81

ED
Jumat, 31 Mei 2024 | 16:15 WIB
Bagikan
Seorang Kakek yang Memiliki 40 Cucu Jadi Wisudawan S1 di Usia 81
VISI.NEWS | BANDUNG - Made Tawa, seorang kakek (81) tahun, baru saja meraih gelar sarjana S1 dengan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) 3,35. Ia menjadi wisudawan tertua di Sekolah Tinggi Agama Hindu (STAH) Negeri Mpu Kuturan Singaraja, Bali. Berikut adalah beberapa fakta menarik tentang perjalanan inspiratif Made Tawa: Semangat Belajar Tanpa Batas Usia Made Tawa membuktikan bahwa semangat belajar tidak mengenal usia. Meskipun sudah lanjut usia, ia memutuskan untuk menempuh pendidikan tinggi. Keputusannya ini didukung oleh istri tercinta, Ni Ketut Winasih, serta anak dan menantunya. Dukungan dari keluarga menjadi motivasi terbesar bagi Made Tawa dalam menyelesaikan pendidikannya. Perjalanan Panjang Menuju Wisuda Made Tawa memulai studi sarjana pada tahun 2019. Selama lima tahun, ia berjuang menghadapi berbagai keterbatasan fisik. Bahkan saat ujian proposal, ia harus dipapah oleh anaknya dan dosen pembimbingnya masuk ke ruang ujian. Skripsi yang ia tulis berjudul “Analisis Dampak Pelatihan Customer Service dengan Pendekatan Jendela Johari terhadap Kualitas Komunikasi Interpersonal dan Kepuasan Pelanggan di PT Telkom”. Prestasi dan Inspirasi Capaian ini bukan hanya kebanggaan bagi Made Tawa sendiri, tetapi juga bagi keluarga besarnya. Made Tawa adalah ayah dari 10 anak, kakek dari 40 cucu, dan sudah memiliki seorang cicit. Ia ingin menjadi contoh semangat bagi anggota keluarga besarnya dalam menempuh pendidikan. Semoga kisah perjuangan Made Tawa menginspirasi kita semua untuk terus belajar dan berjuang, tanpa memandang batas usia! 🎓 @maulana

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.