Seorang Dokter Muda Mendapat Sanjungan Bupati Purwakarta, Ada Apa?
Tampak juga meja dan kursi yang tertata rapi, baik di pendopo maupun di taman tersebut. Sementara di pojok kanan taman jadi area barista meracik dan menyeduh kopi. Ada pula mini stage yang kerap menampilkan band akustik dengan lagu kekinian.
Owner Pendopo Coffee Purwakarta dr. Muhammad Akmal Rais merekomendasikan waktu yang paling pas untuk ngopi di Pendopo Coffee.
"Kami rekomendasikan kalau datang ke sini pada sore hari. Anginnya sudah mulai sejuk, cahaya matahari sore juga semakin menambah suasana hangat. Jadi, feels lebih terasa kalau di sore hari," kata Akmal.
Pendopo Coffee, sambungnya, berawal dari kesukaannya minum kopi. Referensinya, lanjut Akmal, dari berbagai kedai kopi atau coffee shop, baik di Purwakarta maupun di luar Purwakarta.
"Dengan berbagai cita rasa seduhan kopi yang pernah saya sesap itu, saya pun ingin menghadirkan kenikmatan secangkir kopi kepada para penikmat kopi melalui Pendopo Coffee ini," ujar Akmal.
Tak heran, Akmal pun memilih kopi jenis Arabika yang ditanam para petani kopi di Kecamatan Kiarapedes. "Siapa sangka, di Kabupaten Purwakarta ada perkebunan kopi. Terlebih, ditanamnya di area perkebunan cengkeh sehingga after tastenya menghasilkan aroma cengkeh, sangat unik," ucapnya.
Tempat yang cozy dan asri, ditambah seduhan kopi yang wangi dan nikmat, hal inilah yang semakin menegaskan Pendopo Coffee sebagai hidden gems baru di Purwakarta.
"Sasaran utama kami adalah kaum muda milenial. Sehingga bisa dipastikan harga kopinya pun afordable alias ramah di kantong," kata Akmal. @der
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!