Prabowo ke Lokasi Gempa NTT, Pastikan Penanganan Cepat dan Terkoordinasi 26 Aug 2026 Melchias Markus Mekeng Ingatkan Risiko Salah Sasaran Pembatasan Pertalite Berbasis Desil 26 Aug 2026 Bank Mandiri Sampaikan Permintaan Maaf, Rekening Botok Dibuka 26 Aug 2026 TPA Cioray Tasikmalaya Terbakar, Lima Hektare Terdampak 26 Aug 2026 Satu dari Tiga Korban Pantai Karangpapak Ditemukan Meninggal 26 Aug 2026 Hadiri Pesta Biru, Farhan, "Kalau lihat dari pemain, optimis pisan" 26 Aug 2026 UAJY Raih Hibah United Board 2026, Bersama AMSI Perkuat Jurnalisme Biodiversitas 26 Aug 2026 7 Tempat Makan Enak Dekat Stasiun Padalarang 26 Aug 2026 Pendakian Gunung Lincing Malang Ditutup akibat Kebakaran Hutan 26 Aug 2026 Pendaftaran TKA SMA 2026 Dibuka hingga 27 September, Ini Syaratnya 26 Aug 2026 Prabowo ke Lokasi Gempa NTT, Pastikan Penanganan Cepat dan Terkoordinasi 26 Aug 2026 Melchias Markus Mekeng Ingatkan Risiko Salah Sasaran Pembatasan Pertalite Berbasis Desil 26 Aug 2026 Bank Mandiri Sampaikan Permintaan Maaf, Rekening Botok Dibuka 26 Aug 2026 TPA Cioray Tasikmalaya Terbakar, Lima Hektare Terdampak 26 Aug 2026 Satu dari Tiga Korban Pantai Karangpapak Ditemukan Meninggal 26 Aug 2026 Hadiri Pesta Biru, Farhan, "Kalau lihat dari pemain, optimis pisan" 26 Aug 2026 UAJY Raih Hibah United Board 2026, Bersama AMSI Perkuat Jurnalisme Biodiversitas 26 Aug 2026 7 Tempat Makan Enak Dekat Stasiun Padalarang 26 Aug 2026 Pendakian Gunung Lincing Malang Ditutup akibat Kebakaran Hutan 26 Aug 2026 Pendaftaran TKA SMA 2026 Dibuka hingga 27 September, Ini Syaratnya 26 Aug 2026

Sembilan Negara Bentuk The Hague Group untuk Awasi Pelanggaran Israel

Desi Rossilawati
Rabu, 5 Februari 2025 | 21:50 WIB
Bagikan
Sembilan Negara Bentuk The Hague Group untuk Awasi Pelanggaran Israel
VISI.NEWS | BELANDA - Sebanyak sembilan negara, yaitu Afrika Selatan, Malaysia, Namibia, Kolombia, Bolivia, Chili, Senegal, Honduras, dan Belize, sepakat membentuk The Hague Group pada Jumat (31/1/2025). Kelompok ini bertujuan untuk memantau serta menindak pelanggaran hukum internasional yang dilakukan Israel terhadap Palestina, termasuk di Jalur Gaza dan wilayah lainnya. "Kami berduka atas hilangnya nyawa, mata pencaharian, komunitas, dan warisan budaya akibat tindakan genosida Israel di Jalur Gaza dan sisa Wilayah Palestina yang Diduduki terhadap rakyat Palestina," kata kelompok itu. Mengutip Palestine Chronicles, grup tersebut akan melakukan koordinasi dalam mengambil langkah hukum, diplomatik, dan ekonomi terkait pelanggaran yang dilakukan Israel. Dalam pernyataannya, kelompok ini menyatakan keprihatinan mendalam atas genosida serta kehancuran komunitas dan warisan budaya Palestina akibat aksi militer Israel. "Kami bertekad untuk menegakkan kewajiban kami untuk mengakhiri pendudukan Israel atas Negara Palestina dan mendukung terwujudnya hak yang tidak dapat dicabut dari Rakyat Palestina untuk menentukan nasib sendiri, termasuk hak atas Negara Palestina yang merdeka." tegas pernyataan resmi mereka. Salah satu poin kesepakatan penting adalah dukungan terhadap surat perintah penangkapan yang diterbitkan Mahkamah Kriminal Internasional (ICC) terhadap pejabat Israel, serta pencegahan transfer senjata dan berlabuhnya kapal yang berisiko membawa perlengkapan militer ke Israel. "Tidak akan ada akhir bagi sistem pendudukan Zionis tanpa meningkatkan biayanya dan mengisolasinya secara global, seperti yang dilakukan terhadap rezim apartheid di Afrika Selatan," ujar kelompok itu. Milisi Hamas yang berbasis di Gaza menyambut baik pembentukan kelompok ini sebagai langkah strategis penting untuk menekan Israel. Mereka menyerukan lebih banyak negara agar bergabung dan membantu mengakhiri pendudukan. "Tidak akan ada pencegah bagi penjahat perang Zionis tanpa mencapai keadilan internasional terhadap mereka, seperti yang dilakukan terhadap para pemimpin Nazi dan fasis," lanjut pernyataan Hamas. @ffr

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.