Prabowo ke Lokasi Gempa NTT, Pastikan Penanganan Cepat dan Terkoordinasi 26 Aug 2026 Melchias Markus Mekeng Ingatkan Risiko Salah Sasaran Pembatasan Pertalite Berbasis Desil 26 Aug 2026 Bank Mandiri Sampaikan Permintaan Maaf, Rekening Botok Dibuka 26 Aug 2026 TPA Cioray Tasikmalaya Terbakar, Lima Hektare Terdampak 26 Aug 2026 Satu dari Tiga Korban Pantai Karangpapak Ditemukan Meninggal 26 Aug 2026 Hadiri Pesta Biru, Farhan, "Kalau lihat dari pemain, optimis pisan" 26 Aug 2026 UAJY Raih Hibah United Board 2026, Bersama AMSI Perkuat Jurnalisme Biodiversitas 26 Aug 2026 7 Tempat Makan Enak Dekat Stasiun Padalarang 26 Aug 2026 Pendakian Gunung Lincing Malang Ditutup akibat Kebakaran Hutan 26 Aug 2026 Pendaftaran TKA SMA 2026 Dibuka hingga 27 September, Ini Syaratnya 26 Aug 2026 Prabowo ke Lokasi Gempa NTT, Pastikan Penanganan Cepat dan Terkoordinasi 26 Aug 2026 Melchias Markus Mekeng Ingatkan Risiko Salah Sasaran Pembatasan Pertalite Berbasis Desil 26 Aug 2026 Bank Mandiri Sampaikan Permintaan Maaf, Rekening Botok Dibuka 26 Aug 2026 TPA Cioray Tasikmalaya Terbakar, Lima Hektare Terdampak 26 Aug 2026 Satu dari Tiga Korban Pantai Karangpapak Ditemukan Meninggal 26 Aug 2026 Hadiri Pesta Biru, Farhan, "Kalau lihat dari pemain, optimis pisan" 26 Aug 2026 UAJY Raih Hibah United Board 2026, Bersama AMSI Perkuat Jurnalisme Biodiversitas 26 Aug 2026 7 Tempat Makan Enak Dekat Stasiun Padalarang 26 Aug 2026 Pendakian Gunung Lincing Malang Ditutup akibat Kebakaran Hutan 26 Aug 2026 Pendaftaran TKA SMA 2026 Dibuka hingga 27 September, Ini Syaratnya 26 Aug 2026

Selat Hormuz Membara, Dunia di Ambang Guncangan Baru

ED
Rabu, 29 April 2026 | 08:43 WIB
Bagikan
Selat Hormuz Membara, Dunia di Ambang Guncangan Baru

Badan Energi Internasional bahkan memperingatkan Eropa hanya memiliki cadangan jet fuel sekitar enam pekan jika gangguan di Selat Hormuz terus berlanjut. Alarm ini mempertegas bahwa perang tidak lagi hanya soal militer, tapi juga ancaman nyata bagi rantai pasok global.

Di Amerika Serikat, efek ekonomi perang juga mulai menjadi isu politik domestik. Kenaikan harga bahan bakar dan biaya logistik mendorong harga barang kebutuhan harian naik, berpotensi mempengaruhi peta politik menjelang pemilu sela.

Presiden Donald Trump, yang sebelumnya menjanjikan stabilitas harga, kini menghadapi tekanan karena lonjakan biaya hidup dinilai bisa menjadi sentimen elektoral yang merugikan.

Sementara itu, negosiasi antara Washington dan Teheran masih berjalan alot. Gedung Putih menegaskan tidak akan terburu-buru menerima kesepakatan yang dianggap buruk, sementara sumber-sumber di Washington menyebut tekanan domestik terhadap Trump untuk mengakhiri perang sangat besar.

Meski opsi serangan militer lanjutan terhadap Iran masih dibahas, laporan menunjukkan skenario invasi besar mulai dianggap kecil kemungkinannya. Namun biaya taktis melanjutkan perang kini justru dinilai lebih tinggi setelah Iran disebut memanfaatkan jeda gencatan senjata untuk memperkuat persenjataan.

Di front lain, konflik regional ikut meluas. Di Lebanon selatan, kelompok Hezbollah melancarkan gelombang serangan terhadap pasukan Israel, termasuk serangan drone terhadap tank Merkava dan posisi militer baru Israel.

Di saat bersamaan, serangan udara Israel di wilayah Lebanon dilaporkan menewaskan warga sipil dan memperburuk situasi keamanan meski sebelumnya diumumkan gencatan senjata.

Situasi ini memunculkan kekhawatiran kawasan bergerak menuju konflik multipel, di mana perang Iran-AS-Israel berpotensi bersinggungan dengan front Lebanon, Gaza, bahkan kawasan Teluk.

Halaman :

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.