Selat Hormuz Ditutup Iran, Pemerintah Percepat Diversifikasi Impor dan Bangun Cadangan Minyak Nasional
“Makanya kami mau buat sekarang storage. Kalau enggak begini, kita enggak pernah berpikir. Saya udah melaporkan kepada Bapak Presiden dan Bapak Presiden memberikan arahan agar segera bangun. Supaya apa? Ini kan kita butuh survival. Kalau kita bicara survival, kita harus mampu betul-betul melihat inti masalah dan segera menyelesaikannya. Kalau enggak kita tergantung terus,” kata Bahlil.
Penutupan Selat Hormuz menjadi peringatan keras bagi negara-negara pengimpor energi, termasuk Indonesia, tentang pentingnya diversifikasi sumber pasokan dan penguatan cadangan strategis nasional. Pemerintah menegaskan bahwa langkah cepat yang diambil saat ini bertujuan menjaga stabilitas energi serta melindungi perekonomian dari dampak gejolak global. @kanaya
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!