Logistik Mengalir, Massa Bersiap Kepung Senayan 27 Agustus 26 Aug 2026 Hudson Serukan Keberanian, Thailand Bertekad Balikkan Keunggulan Vietnam 26 Aug 2026 Green GSM Luncurkan Taksi Listrik Premium 7 Penumpang di Filipina 26 Aug 2026 Pemkot Bandung Siapkan Rp56 Miliar untuk Bus Rapid Transit 26 Aug 2026 Pasar Baru dan Pecinan Lama Dibidik Jadi Destinasi Kuliner Dunia 26 Aug 2026 Cibaduyut Kini Punya Ruang Kreatif Bikin Sandal Sendiri 26 Aug 2026 Bandung Cerah, Suhu hingga 31 Derajat pada Rabu 26 Agustus 2026 26 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kabupaten Sumedang Hari Ini, Rabu 26 Agustus 2026 26 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kota Cimahi Hari Ini, Rabu 26 Agustus 2026 26 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kota Bandung Hari Ini, Rabu 26 Agustus 2026 26 Aug 2026 Logistik Mengalir, Massa Bersiap Kepung Senayan 27 Agustus 26 Aug 2026 Hudson Serukan Keberanian, Thailand Bertekad Balikkan Keunggulan Vietnam 26 Aug 2026 Green GSM Luncurkan Taksi Listrik Premium 7 Penumpang di Filipina 26 Aug 2026 Pemkot Bandung Siapkan Rp56 Miliar untuk Bus Rapid Transit 26 Aug 2026 Pasar Baru dan Pecinan Lama Dibidik Jadi Destinasi Kuliner Dunia 26 Aug 2026 Cibaduyut Kini Punya Ruang Kreatif Bikin Sandal Sendiri 26 Aug 2026 Bandung Cerah, Suhu hingga 31 Derajat pada Rabu 26 Agustus 2026 26 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kabupaten Sumedang Hari Ini, Rabu 26 Agustus 2026 26 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kota Cimahi Hari Ini, Rabu 26 Agustus 2026 26 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kota Bandung Hari Ini, Rabu 26 Agustus 2026 26 Aug 2026

Sekolah Rakyat di Kendal Mampu Tampung 1.000 Siswa

Desi Rossilawati
Jumat, 6 Juni 2025 | 07:45 WIB
Bagikan
Sekolah Rakyat di Kendal Mampu Tampung 1.000 Siswa

VISI.NEWS | KENDAL - Pemerintah Kabupaten Kendal antusias menyambut Sekolah Rakyat, program prioritas nasional untuk memutus rantai kemiskinan melalui pendidikan gagasan Presiden Prabowo.

Mereka telah menyiapkan lahan seluas 8 hektare untuk dibangun sarana dan prasarana sekolah rakyat. Bangunan ini jika sudah selesai akan mampu menampung 1.000 siswa.

"Diajukan 8 hektare tetapi sebetulnya kan keseluruhan (lahan) ada 15 hektare. Kemarin diajukan sertifikat-sertifikatnya dan sudah dilampirkan semuanya," kata Bupati Kendal Dyah Kartika Permanasari dikutip dari laman resmi Kemensos, Jumat (6/6/2025).

Sementara itu, Wakil Menteri Sosial Agus Jabo Priyono mengatakan proses pembangunan akan membutuhkan waktu kurang lebih setahun.

"Kalau clear akan dibangun Sekolah Rakyat. Pembangunannya Insya Allah mulai tahun ini, buka ajaran barunya di tahun depan. Kita harapkan Kendal punya satu, bisa menampung 1.000 siswa dari SD, SMP, SMA," kata Agus Jabo.

Proses pembangunan akan melibatkan lintas kementerian. Setelah berkas diajukan ke Kemensos, selanjutnya dilakukan penilaian teknis oleh Kementerian Pekerjaan Umum. Jika lolos, maka pembangunan dapat segera dimulai.

Agus Jabo menegaskan, Sekolah Rakyat dikhususkan bagi anak-anak dari desil 1 Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN), yaitu kelompok keluarga miskin dan miskin ekstrem. Sekolah ini berkonsep boarding school dan seluruh kebutuhan siswa, mulai dari makan, buku, asrama, hingga peralatan sekolah ditanggung negara.

Kurikulum yang diberikan di Sekolah Rakyat meliputi ilmu pengetahuan, pendidikan karakter, baik karakter keagamaan, kebangsaan maupun karakter sosial. Serta siswa Sekolah Rakyat juga dibekali keterampilan.

"Misalkan sudah (lulus) SMA, mereka belum mau melanjutkan kuliah karena ingin membantu keluarganya, mau bekerja kita sudah membekali dengan keterampilan-keterampilan yang kita ajarkan di sekolah rakyat," jelas Agus Jabo.

Adapun fasilitas unggulan di Sekolah Rakyat yakni: ruang kelas, asrama, dapur, ruang makan, laboratorium, tempat ibadah, lapangan olahraga dan tempat praktek. Selain itu juga ada fasilitas keterampilan berupa pertanian, otomotif atau keterampilan lain sesuai potensi daerah masing-masing.

Agus Jabo menjelaskan, Sekolah Rakyat yang dibuka pada Juli 2025 bersifat sementara, memanfaatkan gedung eksisting yang direvitalisasi. Ini sebagai langkah awal percepatan akses pendidikan bagi anak-anak dari keluarga miskin dan miskin ekstrem.

Untuk jangka panjang, pemerintah daerah tetap diminta mengusulkan lahan baru untuk sekolah permanen.

"Pemkab harus (tetap) mengusulkan lahan yang akan dibangun untuk jadi sekolah permanen. Jadi tahun berikutnya anak-anak yang kemarin berada di sentra Kemensos akan pindah ke sekolah permanen yang ruang kelasnya lebih luas dan fasilitasnya lebih lengkap," jelas Agus Jabo.

Untuk tahap awal, di Provinsi Jawa Tengah akan terselenggara Sekolah Rakyat dengan mayoritas gedung eksisting milik Kemensos, yaitu :

1. Sentra Antasena Magelang.

2. Pusdiklat Pamong Praja Tegalrejo Magelang.

3. Sentra Satria Baturraden.

4. Sentra Terpadu Kartini Temanggung.

5. Sentra Margo Laras Pati.

6. Sentra Terpadu Prof. Soeharso Surakarta. @desi

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.