Sekolah-Madrasah Gratis 2025 di Jakarta, DPRD Minta Prioritaskan Anak Kurang Mampu
VISI.NEWS | JAKARTA - Anggota Komisi E DPRD DKI Jakarta Abdul Aziz berharap program sekolah gratis 2025 di Jakarta akan prioritaskan manfaat kurang mampu. Hal ini tidak semua sekolah swasta akan membebaskan biaya sekl.
Aziz menjelaskan hanya beberapa sekolah saja yang akan menerapkan sekolah swasta gratis. Beberapa sekolah swasta yang dikategorikan menengah ke atas dipastikan tidak akan mendapat bantuan.
"Yang akan kita gratiskan hanya untuk sekolah menengah ke bawah, yang mana di situ banyak sekali orang-orang yang masih menunggak pembayaran," ujar Aziz dalam laman DPRD DKI Jakarta, dikutip Jumat (1/11/2024).
Ia juga berharap program sekolah swasta gratis bisa menuntaskan berbagai persoalan di dunia pendidikan. Salah satunya persoalan ijazah tertahan karena tunggakan Sumbangan Pembinaan Pendidikan (SPP) sekolah.
"Sampai sejauh ini, orang yang sudah lulus ini masih belum bayaran beberapa bulan, bahkan lebih dari setahun, ijazah jadinya tertahan. Ini yang harus kita bereskan," tutur Aziz.
Dinas Pendidikan DKI Jakarta masih mengkaji dan mendata sekolah swasta yang mau bergabung dalam program sekolah swasta gratis. Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta Purwosusilo mengatakan masih ada waktu dari November hingga Juni 2025 untuk melengkapi regulasi terkait sekolah swasta gratis.
Saat ditanyai soal kemungkinan KJP Plus dihapus jika sekolah gratis dijalankan, Purwosusilo menegaskan jika prinsip pelaksanaannya bukan seperti itu.
"Secara fasilitas kita memastikan seluruh masyarakat Jakarta bisa dapat pendidikan yang berkualitas. Untuk itu anak perlu sekolah, bisa dapat layanan. Kalau dengan KJP kan ada personal, ada SPP. Kalau sudah gratis, SPP-nya dobel dong?," ujarnya
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!