Sekira 2.000 Pegowes Tumplek di '4 Anniversary' D'Mantog di Arjasari
VISI.NEWS | BANDUNG – Sekira 2.000 pegowes dari berbagai komunitas di Bandung Raya tumplek dalam acara '4 Anniversary' D'Mantog (Main Tur Gowes) yang digelar di Mega Tutugan, Arjasari, Kabupaten Bandung, Minggu (27/4/2025). Kegiatan ini berlangsung meriah dengan berbagai hiburan serta taburan hadiah menarik.
Acara ulang tahun keempat ini dimeriahkan oleh hiburan bajidoran dan pembagian berbagai hadiah, mulai dari sepeda motor, sepeda listrik, mountain bike, hingga puluhan doorprize lainnya. Ribuan peserta tampak antusias mengikuti seluruh rangkaian acara dari pagi hingga siang hari. Mereka datang dari berbagai komunitas dan tak dipungut biaya alias gratis.
Ketua D'Mantog Hj. Dewi Kalingga mengatakan, D'Mantog lahir dari kesamaan hobi bersepeda di antara teman-teman yang juga banyak berkecimpung di bidang usaha hasil bumi. “Awalnya karena sama-sama suka gowes. Tidak ada aturan apa pun, murni untuk hiburan dan silaturahmi," ujarnya di lokasi acara.
Menurut Hj. Dewi, D'Mantog terbentuk pada 27 Maret 2021, beranggotakan 27 orang. Nama "D'Mantog" dipilih karena terdengar nyleneh sehingga mudah diingat. Dalam setiap kegiatan gowes, D'Mantog juga selalu menyisipkan kegiatan sosial, seperti membantu masjid dan musala di daerah yang dilalui.
“Kami dulu sering gowes ke berbagai tempat sambil cari jahe atau hasil bumi. Dari situ, muncul keinginan untuk berbuat sesuatu untuk masyarakat,” ujar Dewi. Ia menegaskan bahwa komunitas ini tidak memiliki misi politik atau komersial, hanya murni ajang mempererat persaudaraan.
T. Prayoga (48), salah satu pimpinan D'Mantog, mengungkapkan rasa bangganya bisa menjadikan komunitas ini begitu diapresiasi para pegowes. "Empat tahun bersama, D'Mantog selalu membawa suasana kekeluargaan dan nilai ibadah dalam setiap kegiatannya," kata dia.
Humas The D'Mantog, Toni Sugandi (47), menambahkan, kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen untuk terus mempererat tali silaturahmi antarpegowes di Bandung Raya. "D'Mantog ini kebanyakan diisi para wirausaha dari Bandung Selatan, dan setiap tahun lokasi perayaan ulang tahun selalu berpindah," jelasnya.
Salah satu peserta, Nita Tifana (27), mengungkapkan kegembiraannya. “Saya sangat berterima kasih kepada penyelenggara. Ini ajang silaturahmi luar biasa besar yang mempertemukan banyak komunitas gowes,” ujar pemilik salon kecantikan ini.
Hal senada disampaikan Kusnari (73) atau yang akrab disapa Abah Deos dari komunitas Caprok, Babakan Ciparay (Bacip) Kota Bandung. “Ini ajang yang sangat luar biasa. Jarang-jarang ada kegiatan sebesar ini yang mempertemukan pegowes dari berbagai daerah,” ucapnya.
Sedangkan Ate Muttaqin (45) dari komunitas gowes Atrok BBA (Bumi Baleendah Asri) mengungkapkan apresiasinya atas penyelenggaraan kegiatan ini. "Utamanya tentu ini ada penyandang dana yang peduli pada kebiasaan hidup sehat di masyarakat. Dengan kegiatan ini, penyelenggara membudayakan hidup sehat untuk semua kalangan di masyarakat. Semoga dengan kegiatan ini, kebiasaan sehat melalui bersedekah dapat menjadi budaya yang tak terpisahkan dari setiap denyut kegiatan masyarakat," pungkasnya.Acara ini turut didukung sponsor utama PT Kalingga Mandiri sebagai sponsor utama. Dengan suksesnya acara tahun ini, D'Mantog berharap ke depan bisa terus menyelenggarakan kegiatan serupa yang tidak hanya menghibur, tapi juga membawa nilai sosial dan kebersamaan yang kuat.
@uli
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!