Prabowo ke Lokasi Gempa NTT, Pastikan Penanganan Cepat dan Terkoordinasi 26 Aug 2026 Melchias Markus Mekeng Ingatkan Risiko Salah Sasaran Pembatasan Pertalite Berbasis Desil 26 Aug 2026 Bank Mandiri Sampaikan Permintaan Maaf, Rekening Botok Dibuka 26 Aug 2026 TPA Cioray Tasikmalaya Terbakar, Lima Hektare Terdampak 26 Aug 2026 Satu dari Tiga Korban Pantai Karangpapak Ditemukan Meninggal 26 Aug 2026 Hadiri Pesta Biru, Farhan, "Kalau lihat dari pemain, optimis pisan" 26 Aug 2026 UAJY Raih Hibah United Board 2026, Bersama AMSI Perkuat Jurnalisme Biodiversitas 26 Aug 2026 7 Tempat Makan Enak Dekat Stasiun Padalarang 26 Aug 2026 Pendakian Gunung Lincing Malang Ditutup akibat Kebakaran Hutan 26 Aug 2026 Pendaftaran TKA SMA 2026 Dibuka hingga 27 September, Ini Syaratnya 26 Aug 2026 Prabowo ke Lokasi Gempa NTT, Pastikan Penanganan Cepat dan Terkoordinasi 26 Aug 2026 Melchias Markus Mekeng Ingatkan Risiko Salah Sasaran Pembatasan Pertalite Berbasis Desil 26 Aug 2026 Bank Mandiri Sampaikan Permintaan Maaf, Rekening Botok Dibuka 26 Aug 2026 TPA Cioray Tasikmalaya Terbakar, Lima Hektare Terdampak 26 Aug 2026 Satu dari Tiga Korban Pantai Karangpapak Ditemukan Meninggal 26 Aug 2026 Hadiri Pesta Biru, Farhan, "Kalau lihat dari pemain, optimis pisan" 26 Aug 2026 UAJY Raih Hibah United Board 2026, Bersama AMSI Perkuat Jurnalisme Biodiversitas 26 Aug 2026 7 Tempat Makan Enak Dekat Stasiun Padalarang 26 Aug 2026 Pendakian Gunung Lincing Malang Ditutup akibat Kebakaran Hutan 26 Aug 2026 Pendaftaran TKA SMA 2026 Dibuka hingga 27 September, Ini Syaratnya 26 Aug 2026

Sejumlah Negara Tolak Keputusan ICC Soal Penangkapan Netanyahu, Hungaria dan AS Buka Dukungan

Desi Rossilawati
Sabtu, 23 November 2024 | 20:40 WIB
Bagikan
Sejumlah Negara Tolak Keputusan ICC Soal Penangkapan Netanyahu, Hungaria dan AS Buka Dukungan
VISI.NEWS | BELANDA - Beberapa negara menolak keputusan Mahkamah Pidana Internasional (ICC) yang mengeluarkan surat penangkapan untuk Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu terkait dugaan kejahatan perang. ICC mengeluarkan surat penangkapan tersebut pada Kamis (21/11/2024), yang juga mencakup eks Menteri Pertahanan Yoav Gallant. Surat penangkapan ini mengharuskan negara anggota ICC untuk menahan keduanya jika mereka memasuki wilayah negara anggota. Namun, beberapa negara, baik anggota maupun non-anggota ICC, menanggapi penolakan terhadap keputusan ini. Hungaria, sebagai anggota ICC, menyatakan menolak surat perintah penangkapan tersebut dan malah mengundang Netanyahu untuk berkunjung ke negaranya. Perdana Menteri Viktor Orban menyatakan bahwa keputusan ICC adalah "salah" dan memastikan bahwa Hungaria tidak akan mematuhi perintah tersebut. Argentina juga menentang keputusan ICC. Presiden Javier Milei mengkritik putusan tersebut dan menegaskan dukungannya kepada Israel, dengan menyebut bahwa keputusan ICC mengabaikan hak Israel untuk mempertahankan diri dari serangan teroris seperti Hamas dan Hizbullah. Selain itu, Amerika Serikat, sebagai sekutu dekat Israel dan non-anggota ICC, juga menentang keputusan ini. Presiden Joe Biden menyebut surat perintah penangkapan sebagai "kelewat batas" dan menegaskan dukungannya terhadap Israel dalam menghadapi ancaman terhadap keamanannya. "Penerbitan surat perintah penangkapan terhadap para pemimpin Israel oleh ICC sungguh keterlaluan," kata Biden dalam pernyataan resmi pada Kamis (21/11/2024), dikutip situs resmi Gedung Putih. "Kami akan selalu mendukung Israel dalam menghadapi ancaman terhadap keamanan mereka," imbuh presiden AS itu. Donald Trump, Presiden terpilih AS yang akan datang, bahkan mengancam akan memberi sanksi kepada ICC jika dia dilantik. @ffr

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.