Koalisi Pecinta Satwa Desak RI Hentikan Ekspor Monyet Ekor Panjang 5 Aug 2026 Thailand Kian Dekat ke Semifinal, Myanmar Pesta Tujuh Gol di ASEAN Hyundai Cup 2026 5 Aug 2026 MORROW Buka Pusat Kesehatan Preventif Terbesar di Singapura 5 Aug 2026 BOI Thailand Genap 60 Tahun, Investasi Asing Tembus Rekor Baru 5 Aug 2026 Ahli Gizi Ungkap Pilihan Sarapan yang Bantu Tingkatkan Energi Tubuh 5 Aug 2026 Ekspedisi 22 Hari Ungkap Keanekaragaman Laut Dalam di Samudra Hindia 5 Aug 2026 Jadwal Timnas Indonesia vs Singapura, Penentu Tiket Semifinal AFF 2026 5 Aug 2026 Kesal Dimarahi Orang Tua, Pemuda di Bandung Bakar Rumah, Tiga Bangunan Hangus 5 Aug 2026 Jadwal Final Piala Presiden 2026: Persib vs Persebaya di Bali 5 Aug 2026 Dua Skenario Gagalkan Malaysia ke Semifinal Piala AFF 2026 5 Aug 2026 Koalisi Pecinta Satwa Desak RI Hentikan Ekspor Monyet Ekor Panjang 5 Aug 2026 Thailand Kian Dekat ke Semifinal, Myanmar Pesta Tujuh Gol di ASEAN Hyundai Cup 2026 5 Aug 2026 MORROW Buka Pusat Kesehatan Preventif Terbesar di Singapura 5 Aug 2026 BOI Thailand Genap 60 Tahun, Investasi Asing Tembus Rekor Baru 5 Aug 2026 Ahli Gizi Ungkap Pilihan Sarapan yang Bantu Tingkatkan Energi Tubuh 5 Aug 2026 Ekspedisi 22 Hari Ungkap Keanekaragaman Laut Dalam di Samudra Hindia 5 Aug 2026 Jadwal Timnas Indonesia vs Singapura, Penentu Tiket Semifinal AFF 2026 5 Aug 2026 Kesal Dimarahi Orang Tua, Pemuda di Bandung Bakar Rumah, Tiga Bangunan Hangus 5 Aug 2026 Jadwal Final Piala Presiden 2026: Persib vs Persebaya di Bali 5 Aug 2026 Dua Skenario Gagalkan Malaysia ke Semifinal Piala AFF 2026 5 Aug 2026

SEHAT: Keluarga Berkualitas Fondasi Utama Indonesia Emas 2045

ED
Rabu, 27 Oktober 2021 | 13:54 WIB
Bagikan
SEHAT: Keluarga Berkualitas Fondasi Utama Indonesia Emas 2045
VISI.NEWS | JAKARTA - Generasi Indonesia Emas yang dicanangkan terwujud pada tahun 2045 perlu mendapat perhatian sejak sekarang. Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Hasto Wardoyo mengatakan, keluarga berkualitas merupakan fondasi utama untuk menuju Indonesia Emas pada 2045. "Karena lahirnya generasi muda sangat ditentukan oleh keluarga-keluarga muda dan pembangunan keluarga adalah fondasi utama tercapainya kemajuan bangsa," kata Hasto Wardoyo dalam webinar bertajuk "Millenial dan Gen Z Sadar Gizi" yang diikuti di Jakarta, Selasa (26/10/2021). Pada tahun 2045, Indonesia akan mendapatkan bonus demografi karena jumlah penduduk usia produktif mencapai 70 persen. Sedangkan sisanya sebesar 30 persen merupakan penduduk yang tidak produktif. Namun, untuk memetik bonus demografi, kata Hasto, sangat ditentukan oleh kualitas generasi muda. "Ketika generasi muda tidak berkualitas dan bahkan melahirkan anak kerdil (stunting) maka ini akan menimbulkan permasalahan sehingga missed demographic dividend. Ini bisa menimbulkan suatu kesengsaraan. Tentu ini harus kita cegah sehingga bonus demografi menjadi bonus kesejahteraan," tutur Hasto. Permasalahan stunting di Indonesia disebabkan generasi muda putus sekolah, pernikahan usia anak, kehamilan berkali-kali dengan jarak terlalu dekat sehingga menimbulkan tingginya angka kematian ibu dan bayi. "Salah satu di antara faktor-faktor yang menjadi kendala untuk menuju Indonesia Emas adalah kekerdilan yang menjadikan kualitas SDM rendah," ujarnya. @fen/suara.com/antara

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.