Koalisi Pecinta Satwa Desak RI Hentikan Ekspor Monyet Ekor Panjang 5 Aug 2026 Thailand Kian Dekat ke Semifinal, Myanmar Pesta Tujuh Gol di ASEAN Hyundai Cup 2026 5 Aug 2026 MORROW Buka Pusat Kesehatan Preventif Terbesar di Singapura 5 Aug 2026 BOI Thailand Genap 60 Tahun, Investasi Asing Tembus Rekor Baru 5 Aug 2026 Ahli Gizi Ungkap Pilihan Sarapan yang Bantu Tingkatkan Energi Tubuh 5 Aug 2026 Ekspedisi 22 Hari Ungkap Keanekaragaman Laut Dalam di Samudra Hindia 5 Aug 2026 Jadwal Timnas Indonesia vs Singapura, Penentu Tiket Semifinal AFF 2026 5 Aug 2026 Kesal Dimarahi Orang Tua, Pemuda di Bandung Bakar Rumah, Tiga Bangunan Hangus 5 Aug 2026 Jadwal Final Piala Presiden 2026: Persib vs Persebaya di Bali 5 Aug 2026 Dua Skenario Gagalkan Malaysia ke Semifinal Piala AFF 2026 5 Aug 2026 Koalisi Pecinta Satwa Desak RI Hentikan Ekspor Monyet Ekor Panjang 5 Aug 2026 Thailand Kian Dekat ke Semifinal, Myanmar Pesta Tujuh Gol di ASEAN Hyundai Cup 2026 5 Aug 2026 MORROW Buka Pusat Kesehatan Preventif Terbesar di Singapura 5 Aug 2026 BOI Thailand Genap 60 Tahun, Investasi Asing Tembus Rekor Baru 5 Aug 2026 Ahli Gizi Ungkap Pilihan Sarapan yang Bantu Tingkatkan Energi Tubuh 5 Aug 2026 Ekspedisi 22 Hari Ungkap Keanekaragaman Laut Dalam di Samudra Hindia 5 Aug 2026 Jadwal Timnas Indonesia vs Singapura, Penentu Tiket Semifinal AFF 2026 5 Aug 2026 Kesal Dimarahi Orang Tua, Pemuda di Bandung Bakar Rumah, Tiga Bangunan Hangus 5 Aug 2026 Jadwal Final Piala Presiden 2026: Persib vs Persebaya di Bali 5 Aug 2026 Dua Skenario Gagalkan Malaysia ke Semifinal Piala AFF 2026 5 Aug 2026

Sedikitnya 19 Tewas dalam Pemboman Kembar Somalia yang Diklaim oleh Al-Shabab

ED
Kamis, 5 Januari 2023 | 13:40 WIB
Bagikan
Sedikitnya 19 Tewas dalam Pemboman Kembar Somalia yang Diklaim oleh Al-Shabab

VISI.NEWS | SOMALIA - Setidaknya 19 orang tewas ketika sebuah fasilitas militer Somalia menjadi sasaran oleh dua pelaku bom mobil bunuh diri secara bersamaan pada Rabu pagi, kata Polisi.

Fasilitas tersebut terletak di distrik Mahaas di wilayah Hiran, di jantung serangan pemerintah terhadap teroris al-Shabab.

"Sembilan belas orang, termasuk anggota pasukan keamanan dan warga sipil, tewas dalam ledakan itu," kata Mohamed Moalim Adan, pemimpin milisi komunitas yang bersekutu dengan pemerintah di Mahas, distrik tempat serangan itu terjadi.

"Para teroris, setelah (telah) dikalahkan, mati-matian menargetkan warga sipil, tetapi ini tidak akan menghentikan keinginan rakyat untuk terus mengalahkan mereka," kata Osman Nur, seorang komandan polisi di Mahas.

"Mereka telah membunuh warga sipil tak berdosa dalam ledakan itu," tambahnya.

Saksi mata mengatakan ledakan terjadi di dekat sebuah restoran tidak jauh dari gedung administrasi distrik di Mahas.

"Suaranya keras dan terdengar di seluruh kota," kata warga Osman Abdullahi kepada The Associated Press (AP).

"Saya telah menyelamatkan beberapa orang yang terluka dalam serangan itu, termasuk tentara dan jurnalis yang disematkan bersama tentara."

Halaman :

1 2

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.