SD Pelita Fajar Budayakan Siswa Milah Sampah Sejak Dini
VISI.NEWS | BANDUNG - Penanganan dan pengolahan sampah merupakan kebiasaan yang perlu dilatih. Hal ini yang dilakukan SD Pelita Fajar di Kota Bandung pada siswa-siswinya.
Sebelum Kota Bandung mengalami darurat sampah, sekolah ini sudah menerapkan pemilahan sampah dan menanamkan kebiasaan baik menjaga lingkungan pada anak usia dini.
Dari pantauan Humas Kota Bandung yang terlihat, Selasa (24/10/2023), para siswa di sekolah ini sudah dibiasakan membawa tempat makan dan minum sendiri.
Saat jam istirahat tiba, siswa kelas 1-6 tampak menikmati bekal makanan dan minuman secara mandiri. Mereka juga membuang sendiri sampah-sampah tersebut sesuai dengan kategorinya.
Pengolahan sampah di sekolah ini juga dilakukan sejak dari ruangan kelas. Jadi, di ruang kelas masing-masing, telah disediakan tempat sampah organik, anorganik, dan juga sampah residu.
Sampah-sampah dari dalam kelas itu kemudian didistribusikan ke tempat sampah besar yang ada di lorong tiap lantai sekolah ini. Polanya juga sama: sampah-sampah itu dimasukkan sesuai dengan kategorinya dan siap diolah oleh petugas kebersihan.
Selain itu, di halaman sekolah juga ada bank sampah yang merupakan hasil kolaborasi dengan Bank Sampah Induk Kota Bandung. Bank sampah inilah yang mengolah sampah-sampah anorganik.
Adapun sampah organik di sini diolah menjadi pupuk kompos melalui Loseda. Sisa makanan dari bekal di dalam tempat makanan tadi kemudian dibuang ke lubang Loseda yang terletak di belakang gedung sekolah.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!