SBY Cemas Potensi Perang Dunia III, Berharap Mimpi Buruk Tak Terjadi
Korban jiwa, kata SBY, bisa mencapai lebih dari 5 milyar yang membuat peradaban dan harapan manusia musnah.
"Tapi tidak cukup dengan doa satu, dua orang. Andaikata 8,3 milyar manusia penghuni bumi juga berdoa secara khusyuk, Tuhan tak begitu saja mengabulkan kalau manusia dan bangsa-bangsa sedunia tidak bekerja dan berupaya untuk menyelamatkan dunianya," ujarnya.
SBY pun menyarankan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) untuk segera menggelar persidangan umum darurat untuk mencegah terjadinya perang dunia III.
"Saran dan usulan saya, Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) mengambil inisiatif mengundang para pemimpin dunia untuk berembuk di Persidangan Umum PBB yang sifatnya darurat (Emergency UN General Assembly)," kata SBY.
"Agendanya adalah langkah-langkah nyata untuk mencegah terjadinya krisis dunia dalam skala yang besar, termasuk kemungkinan terjadinya perang dunia yang baru," sambungnya.
SBY sendiri mengatakan, mungkin saja PBB tidak memiliki daya dan kuasa dalam mencegah terjadinya konflik dunia yang lebih besar.
"Tetapi, janganlah sejarah mencatat PBB melakukan pembiaran dan juga doing nothing," tegas SBY.
"Mungkin saja, seruan para pemimpin sedunia itu 'bagai berseru di padang pasir'. Artinya, tak akan diindahkan. Tetapi, mungkin juga itu awal dari kesadaran, kehendak, dan langkah-langkah nyata dari bangsa-bangsa sedunia untuk menyelamatkan dunia yang kita cintai ini. Ingat, if there is a will, there is a way," sambungnya. @desi
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!