Satu Tahun Diluncurkan, Shopee Training Center Berhasil Cetak Wirausaha Digital dari 537 SMK di Jawa Barat
Azka, yang mendalami ilmu pengetahuan tata boga, memulai peruntungan melalui bisnis produk minuman kesehatan sari lemon, yang merupakan implementasi dari pelatihan Kurikulum Bisnis Digital di Shopee Training Center.
Melalui bisnis OneDLemon, Azka berhasil mempekerjakan 8 karyawan untuk membantu proses produksi minuman sari lemon.
Melalui label OneDLemon, Azka memasarkan produk sari lemonnya ke orang-orang yang membutuhkan asupan vitamin C untuk menjaga imun tubuh saat pandemi. Meskipun, penjualannya melonjak di awal pandemi, sejumlah tantangan masih harus dilaluinya untuk bisa mempertahankan bisnisnya.
“Tantangan dari jualan itu banyak banget mulai dari teka-teki penjualan itu sendiri lalu psikis cara membuat promosi dan lain sebagainya bagaimana cara menjaga loyalty pembeli agar order ulang, lalu cara menghandle komplain, dan lain lain,” ujar Azka.
Kurikulum Bisnis Digital Shopee yang diikutinya di tahun 2022, membantunya mendalami bisnis online yang selama ini digeluti. Total lebih dari 6.000 pesanan produk minuman sari lemon berhasil terjual di sepanjang tahun 2022 lalu melalui Shopee.
“Yang dipelajari di program dari Shopee ini banyak banget, mulai dari kesiapan mental jualan, menentukan produk yang baik dan berpotensi untuk memulai berjualan, lalu diajarkan cara berjualan dan memasarkan produk, cara menjalani promosi, menghandle pembeli, dan mengirimkan pesanan sampai ke tangan pembeli. Lalu diajarkan juga menggunakan fitur fitur promosi seperti membuat voucher, harga discount paket hemat dan lain lain. Kurikulum Shopee ini selain mengajarkan ilmu bisnis mengajarkan juga ilmu adab berjualan dan saya mendapatkan banyak pengetahuan selain orderan yang semakin melimpah,” jelas Azka.
Dengan berkembangnya bisnis Azka, ia juga mampu membuka lapangan pekerjaan bagi 8 orang dari daerah sekitarnya.
Tidak hanya apresiasi dari murid, program Kurikulum Digital Bisnis Shopee ini juga mendapatkan tanggapan positif dari para guru, salah satunya adalah Ibu Ninon Nur. Ninon merupakan pengajar teknik informatika di SMK Negeri 9 Bandung. Dirinya berharap, kurikulum ini bisa diaplikasikan oleh para murid yang ingin mencoba berbisnis, maupun yang siswa yang siap bekerja. “Harapan saya, Kurikulum Bisnis Digital Shopee ini dapat mencetak siswa dan siswi SMK yang siap bekerja dengan keahlian digital maupun mengembangkan pengusaha-pengusaha muda sukses,” jelas Ninon.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!