7 Rahasia Sate Maranggi yang Bikin Lidah Terpesona

Desi Rossilawati
Sabtu, 21 Februari 2026 | 15:15 WIB
Bagikan
7 Rahasia Sate Maranggi yang Bikin Lidah Terpesona

VISI.NEWS | BANDUNG - Sate Maranggi adalah salah satu kuliner khas Jawa Barat yang telah mendapatkan tempat istimewa di hati pecinta makanan nusantara. Rasa daging yang empuk, bumbu yang meresap, aroma bakar yang menggugah, serta cocolan sambal yang pedas manis menjadikan Sate Maranggi sangat digemari oleh masyarakat luas. Keistimewaan kuliner ini tidak hanya sekadar rasa, tetapi juga filosofi cara memasak serta teknik persiapannya yang telah berkembang secara turun‑temurun.

Sate Maranggi berasal dari wilayah Priangan Timur, terutama Kabupaten Purwakarta dan sekitarnya. Warisan kuliner ini telah melampaui batas daerahnya hingga dikenal luas di berbagai provinsi di Indonesia. Popularitasnya kian meningkat seiring dengan berkembangnya pariwisata kuliner, di mana banyak wisatawan mencari pengalaman menikmati masakan lokal yang autentik. Sate Maranggi bukan sekadar makanan; ia mencerminkan cara hidup masyarakat Sunda yang mengutamakan kesederhanaan namun kaya cita rasa.

Sejarah dan Asal‑Usul Sate Maranggi

Sate Maranggi telah ada sejak abad ke‑19, berkembang di komunitas petani di dataran tinggi Jawa Barat. Awalnya, sate ini dibuat sebagai lauk sederhana dari daging sapi atau kambing hasil ternak lokal. Resep turun‑temurun ini terus diwariskan dari generasi ke generasi sehingga kini menjadi ikon kuliner Jawa Barat.

Nama 'Maranggi' sendiri berasal dari nama daerah tempat pertama kali sate ini dipopulerkan, yakni sekitar daerah Maranggi dan Cibungbulang di Purwakarta. Di sana, sate ini bukan sekadar makanan, tetapi bagian dari tradisi keluarga dan acara adat, seperti syukuran panen, hajatan, dan pertemuan komunitas.

Apa yang Membuat Sate Maranggi Begitu Istimewa?

1. Daging Empuk dan Bumbu Meresap

Keistimewaan Sate Maranggi dimulai dari cara pengolahan dagingnya. Daging sapi atau kambing dipotong dengan ukuran seimbang, lalu direndam dalam campuran bumbu khas yang mencampurkan rempah lokal seperti bawang merah, bawang putih, ketumbar, dan sedikit gula merah serta kecap. Proses perendaman ini memakan waktu yang tidak sebentar agar bumbu benar‑benar meresap ke dalam serat daging. Ini salah satu aspek penting yang membuat Sate Maranggi berbeda dan begitu nikmat.

Halaman :

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.