Sarapan Bukan Sekadar Rutinitas, Ini Bahayanya Jika Sering Dilewatkan
Editor
Desi Rossilawati
Rabu, 14 Mei 2025 | 01:00 WIB
VISI.NEWS | BANDUNG - Sarapan pagi sering kali dianggap sepele dan dilewatkan oleh banyak orang dengan alasan tak sempat, tak lapar, atau sedang diet. Namun, menurut para ahli, kebiasaan ini justru bisa membawa dampak buruk bagi kesehatan dalam jangka panjang.
Dr. Nguyen Thi Phuong dari Departemen Gizi dan Dietetik Rumah Sakit Umum Tam Anh, Hanoi, Vietnam, menegaskan bahwa sarapan merupakan waktu makan yang paling krusial dalam sehari. Melewatkannya secara rutin dapat memicu berbagai gangguan kesehatan, bahkan penyakit kronis.
Berikut lima risiko kesehatan yang bisa muncul akibat sering melewatkan sarapan, sebagaimana dilansir VN Express:
1. Diabetes Tipe 2
Sarapan berperan penting dalam menjaga stabilitas kadar gula darah. Ketika tubuh tidak menerima asupan di pagi hari, dapat terjadi lonjakan hormon yang berkontribusi pada resistensi insulin, kondisi awal yang memicu diabetes tipe 2.2. Tukak Lambung
Meski tidak makan, lambung tetap memproduksi asam. Tanpa makanan untuk dicerna, asam tersebut bisa merusak lapisan lambung, menyebabkan luka atau tukak. Dalam jangka panjang, risiko kanker lambung dan usus juga meningkat.3. Batu Empedu
Sarapan merangsang pelepasan cairan empedu. Jika dilewatkan, cairan tersebut dapat mengendap dan membentuk batu empedu. Sistem pencernaan juga jadi lebih lambat, memperparah risiko sembelit dan gangguan metabolisme kolesterol.4. Kenaikan Berat Badan
Alih-alih membantu menurunkan berat badan, tidak sarapan justru mendorong seseorang makan berlebihan saat siang dan malam. Akibatnya, asupan kalori berlebih dan metabolisme yang terganggu bisa menyebabkan obesitas.5. Tubuh Lemas dan Sulit Fokus
Tanpa energi dari sarapan, tubuh menjadi lemas dan kemampuan konsentrasi menurun. Hal ini berdampak langsung pada produktivitas dan fungsi kognitif sepanjang hari. Para ahli menekankan pentingnya sarapan bergizi sebagai bagian dari pola hidup sehat. Jadi, jangan sepelekan waktu makan pagi demi kesehatan jangka panjang. @ffrBerita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!