Sarapan atau Tidak? Ini Alasan Kenapa Anda Tidak Boleh Melewatkan Makan Pagi
Editor
Desi Rossilawati
Rabu, 8 Januari 2025 | 02:30 WIB
VISI.NEWS | BANDUNG - Meski manfaat sarapan sudah banyak diketahui, masih banyak orang yang memilih untuk melewatkannya dan hanya mengandalkan segelas teh atau kopi di pagi hari. Beberapa alasan umum untuk melewatkan sarapan antara lain karena terburu-buru atau merasa tidak lapar. Namun, menurut para ahli gizi, sarapan yang sehat, terutama yang mengandung protein, serat, dan lemak, memiliki banyak manfaat penting bagi tubuh, seperti menjaga kestabilan gula darah, memberi energi, dan membantu mengontrol nafsu makan sepanjang hari.
Pakar nutrisi Lindsay Malone dari Case Western Reserve University menjelaskan bahwa kebutuhan sarapan setiap orang berbeda-beda. "Kuncinya adalah mendengarkan tubuh kita. Mungkin kita merasa baik-baik saja tanpa sarapan, namun ada konsekuensi yang tidak kita sadari," ujar Malone. Hal ini menunjukkan pentingnya memperhatikan sinyal tubuh terkait rasa lapar di pagi hari.
Bagi sebagian orang, kebiasaan tidak sarapan bisa membuat tubuh berhenti mengirimkan sinyal lapar, karena sudah terbiasa melewatkannya. Namun, jika ingin mengubah kebiasaan ini, Ivory Loh, ahli nutrisi, menyarankan untuk mulai mengonsumsi sarapan secara konsisten selama tiga minggu agar tubuh dapat menyesuaikan diri.
Bagi mereka yang tidak merasa lapar di pagi hari, pilihan seperti protein kocok, smoothie, atau sup bisa menjadi alternatif sarapan yang sehat. Bahkan jika Anda merasa lapar sekitar pukul 10 pagi, mengonsumsi yoghurt dengan pisang tetap terhitung sebagai sarapan yang baik.
Meskipun sarapan tidak selalu cocok untuk setiap orang, yang terpenting adalah memperhatikan jenis dan jumlah nutrisi yang masuk ke tubuh, serta waktu makannya.
"Sarapan mungkin tidak cocok untuk setiap orang. Tapi penting untuk mendapatkan cukup nutrisi. Jangan anggap kebutuhan nutrisi tubuh itu tidak penting," ucap Loh. @ffr
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!