Sanlat yang Beda: Menaker Bekali Pramuka agar Siap Kerja di Era AI

Desi Rossilawati
Rabu, 11 Maret 2026 | 10:07 WIB
Bagikan
Sanlat yang Beda: Menaker Bekali Pramuka agar Siap Kerja di Era AI

Delapan keterampilan tersebut meliputi Kepemimpinan dan Pengaruh Sosial (Leadership and Social Influence) , Berpikir Analitis (Analytical Thinking) , Berpikir Kreatif (Creative Thinking) , Ketahanan, Fleksibilitas, dan Ketangkasan (Resilience, Flexibility, and Agility), Rasa Ingin Tahu dan Pembelajaran Sepanjang Hayat (Curiosity and Lifelo ng Learning) , Motivasi dan Kesadaran Diri (Motivation and Self-Awareness) , Empati dan Mendengarkan Aktif (Empathy and Active Listening) , serta Manajemen Talenta (Talent Management).

Kegiatan Sanlat pada 7–8 Maret 2026 ini merupakan hasil kolaborasi Kemnaker, Kwartir Nasional Gerakan Pramuka, dan Majelis Ulama Indonesia (MUI), serta diikuti 300 peserta. Selain penguatan nilai dan karakter selama Ramadan, para peserta juga memperoleh pembekalan sesi dimana dikenalkan berbagai bidang pelatihan vokasi mulai dari refrigerasi, las, elektronika, pariwisata, hingga teknologi informasi yang difasilitasi oleh BBPVP Bekasi.

"Saya yakin konten Sanlat ini beda dengan Sanlat yang lain. Ini adalah Sanlat spesial karena adik-adik diarahkan untuk siap menghadapi Triple Readiness ," kata Yassierli.

Menaker berharap model kolaborasi seperti ini dapat diadaptasi oleh institusi pendidikan lainnya, agar pembinaan generasi muda tidak berhenti pada seremonial, tetapi memberi bekal yang nyata dan relevan untuk masa depan kerja.

"Kita ingin anggota Pramuka dan pemuda Indonesia siap bertarung di pasar kerja masa depan, baik di level nasional maupun internasional," ujarnya. @IndarS

Halaman :

1 2

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.