IKAPJ Santuni 448 Anak Yatim dan Dhuafa dalam Peringatan Maulid Nabi di Polije 28 Aug 2026 Dari Tenaga Honorer, Muhamad Dahlan Kini Pimpin SDN Girimekar dengan Program Pendidikan Berkarakter 28 Aug 2026 Harga Tiket Mahal, The Jakmania Boikot Laga Persija vs Brisbane Roar 28 Aug 2026 Hasil FP1 MotoGP Aragon 2026, Marc Marquez Tercepat 28 Aug 2026 Jadwal Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026 Lengkap 28 Aug 2026 Toyota Camry Terbakar di Tol MBZ Arah Cikampek 28 Aug 2026 Destry Damayanti Resmi Jadi Gubernur Bank Indonesia 2026-2031 28 Aug 2026 Pesawat Tempur F-16 Lalu-lalang di Jakarta, Ini Penjelasan TNI AU 28 Aug 2026 3 Faktor Gaya Hidup yang Bisa Picu Penuaan Dini 28 Aug 2026 Ahli Ungkap Waktu Tidur yang Tepat untuk Jaga Energi 28 Aug 2026 IKAPJ Santuni 448 Anak Yatim dan Dhuafa dalam Peringatan Maulid Nabi di Polije 28 Aug 2026 Dari Tenaga Honorer, Muhamad Dahlan Kini Pimpin SDN Girimekar dengan Program Pendidikan Berkarakter 28 Aug 2026 Harga Tiket Mahal, The Jakmania Boikot Laga Persija vs Brisbane Roar 28 Aug 2026 Hasil FP1 MotoGP Aragon 2026, Marc Marquez Tercepat 28 Aug 2026 Jadwal Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026 Lengkap 28 Aug 2026 Toyota Camry Terbakar di Tol MBZ Arah Cikampek 28 Aug 2026 Destry Damayanti Resmi Jadi Gubernur Bank Indonesia 2026-2031 28 Aug 2026 Pesawat Tempur F-16 Lalu-lalang di Jakarta, Ini Penjelasan TNI AU 28 Aug 2026 3 Faktor Gaya Hidup yang Bisa Picu Penuaan Dini 28 Aug 2026 Ahli Ungkap Waktu Tidur yang Tepat untuk Jaga Energi 28 Aug 2026

Sanksi 4 Tahun Mudryk Guncang Chelsea dan Sepakbola Eropa

Desi Rossilawati
Kamis, 30 April 2026 | 10:30 WIB
Bagikan
Sanksi 4 Tahun Mudryk Guncang Chelsea dan Sepakbola Eropa

Mykhailo Mudryk./visi.news/Getty Images.

VISI.NEWS | BANDUNG - Keputusan The Football Association (FA) yang menjatuhkan sanksi larangan bermain selama empat tahun kepada penyerang Chelsea, Mykhailo Mudryk, membawa dampak besar bagi dunia sepakbola, khususnya bagi klub asal London tersebut. Hukuman ini dijatuhkan setelah Mudryk dinyatakan positif menggunakan zat terlarang meldonium dalam hasil tes doping.

Kasus ini bermula pada Desember 2024, setelah Mudryk menjalani pertandingan bersama tim nasional Ukraina pada jeda internasional November. Dugaan awal menyebutkan zat tersebut masuk ke dalam tubuh pemain melalui prosedur medis berupa suntikan sel punca yang diberikan oleh fisioterapis tim nasional. Sejak saat itu, Mudryk telah menjalani status skors sementara hingga keputusan resmi dijatuhkan.

Dalam konteks sepakbola, sanksi jangka panjang ini memberikan dampak signifikan terhadap stabilitas skuad Chelsea. Absennya Mudryk dalam periode panjang membuat klub kehilangan salah satu opsi di lini serang yang sebelumnya diharapkan menjadi bagian penting dari proyek jangka panjang mereka.

Selain itu, kasus ini juga kembali menyoroti isu serius terkait pengawasan medis dan anti doping di level sepakbola internasional. Proses yang melibatkan tim nasional dan klub kini menjadi sorotan, terutama terkait transparansi penanganan medis terhadap pemain profesional yang membela negara.

Setelah putusan diumumkan, Mudryk mengambil langkah hukum dengan mengajukan banding ke Court of Arbitration for Sport. Ia berharap hukuman tersebut dapat dikurangi, dengan mengacu pada preseden kasus serupa yang pernah terjadi pada pemain lain, seperti Paul Pogba yang pernah mendapatkan pengurangan masa hukuman dari empat tahun menjadi 18 bulan.

Dalam proses banding tersebut, Mudryk mendapat pendampingan dari Morgan Sports Law, sebuah firma hukum olahraga yang memiliki rekam jejak dalam menangani kasus doping di sepakbola profesional. Harapan adanya pengurangan hukuman masih terbuka, meskipun keputusan akhir tetap berada di tangan lembaga arbitrase olahraga internasional.

Halaman :

1 2

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.