Salwan Momika, Pelaku Penistaan Al-Qur'an, Tewas Ditembak di Swedia
Editor
Desi Rossilawati
Jumat, 31 Januari 2025 | 22:08 WIB
VISI.NEWS | SWEDIA - Pria kontroversial yaitu Salwan Momika (38) yang beberapa kali melakukan pembakaran Al-Qur'an, tewas ditembak di Swedia pada Rabu (29/1/2025). Perdana Menteri Swedia Ulf Kristersson menyatakan kemungkinan adanya keterlibatan kekuatan asing dalam insiden tersebut, yang terjadi hanya beberapa jam sebelum putusan pengadilan terkait aksinya diumumkan.
Penembakan berlangsung di Sodertalje, sebuah kota dekat Stockholm. Polisi telah menangkap lima orang terkait pembunuhan itu, meskipun belum mengonfirmasi apakah pelaku penembakan termasuk di antara yang ditahan.
Momika, yang dikenal sebagai seorang pengungsi asal Irak, pertama kali tiba di Swedia pada 2018 dan memperoleh izin tinggal pada 2021. Aksi kontroversialnya telah memicu kemarahan internasional.
Pengadilan Stockholm memutuskan untuk membatalkan proses hukum terhadap Momika setelah kematiannya. Sidang bagi terdakwa lain yang terlibat dalam kasus "hasutan terhadap kelompok etnis" dijadwalkan ditunda hingga 3 Februari.
"Saya memastikan bahwa layanan keamanan terlibat secara mendalam karena jelas ada risiko kaitannya dengan kekuatan asing," ujar PM Kristersson, Jumat (31/1/2025).
Layanan keamanan Swedia menyatakan meski polisi memimpin penyidikan, mereka terus memantau perkembangan kasus ini terkait dampaknya pada keamanan nasional.
Dalam laporan media lokal, Momika diduga sedang melakukan siaran langsung di TikTok saat penembakan terjadi. Video yang beredar menunjukkan pihak kepolisian mengambil telepon dan mengakhiri siaran langsung tersebut. @ffr
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!