Saham Nvidia Mencapai Rekor Tertinggi, Menjadi Perusahaan Pertama dengan Nilai Pasar USD 3,6 Triliun

Desi Rossilawati
Selasa, 12 November 2024 | 07:00 WIB
Bagikan
Saham Nvidia Mencapai Rekor Tertinggi, Menjadi Perusahaan Pertama dengan Nilai Pasar USD 3,6 Triliun
VISI.NEWS | AMERIKA - Saham Nvidia mengalami lonjakan yang signifikan, mencapai rekor tertinggi dan menjadikannya sebagai perusahaan pertama dalam sejarah yang nilai pasar sahamnya melampaui angka US$3,6 triliun (sekitar Rp 56 ribu triliun) pada hari Kamis (7/11/2024). Kenaikan sebesar 2,2% pada saham Nvidia tersebut didorong oleh optimisme besar dari investor terkait pemotongan pajak dan pengurangan regulasi setelah Donald Trump memenangkan Pemilihan Presiden AS. Di akhir hari, total nilai saham Nvidia tercatat mencapai US$3,65 triliun, melampaui rekor sebelumnya yang dipegang oleh Apple dengan kapitalisasi pasar penutupan sebesar US$3,57 triliun pada 21 Oktober lalu. Di hari yang sama, saham Apple juga meningkat 2,1% dengan nilai pasar sebesar US$3,44 triliun. Indeks teknologi S&P 500 sendiri telah naik lebih dari 4% dalam dua sesi sejak kemenangan Trump pada Selasa (5/11/2024). Nvidia, yang dikenal sebagai produsen chip AI, berhasil unggul di bursa saham AS dibandingkan dengan para pesaingnya seperti Microsoft, Alphabet, dan perusahaan-perusahaan besar lainnya yang tengah memperluas kapasitas komputasi AI mereka. Sepanjang bulan November, saham Nvidia mengalami kenaikan sebesar 12%, dengan nilai totalnya yang meningkat tiga kali lipat selama tahun 2024. Laporan dari LSEG menunjukkan bahwa para analis memproyeksikan pendapatan kuartalan Nvidia akan meningkat lebih dari 80% menjadi US$32,9 miliar, yang direncanakan akan diumumkan pada 20 November mendatang. Pada bulan Juni, Nvidia pernah menjadi perusahaan paling berharga di dunia sebelum posisi tersebut diambil alih oleh Microsoft dan Apple. Ketiga perusahaan teknologi ini telah bersaing ketat dalam hal kapitalisasi pasar selama beberapa bulan terakhir. Kapitalisasi pasar Microsoft sendiri saat ini hampir mencapai US$3,16 triliun, di mana sahamnya mengalami kenaikan 1,25% pada Kamis lalu. Lonjakan nilai saham Nvidia juga berdampak pada peningkatan kekayaan CEO Nvidia, Jensen Huang. Pria yang dijadwalkan untuk mengunjungi Indonesia minggu ini, diperkirakan memiliki kekayaan sebesar US$128,7 miliar atau setara dengan Rp 2.021 triliun, menjadikannya berada di posisi ke-9 dalam daftar Forbes Real-Time Billionaires. @ffr

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.