Sabu Diklaim Dikirim Pakai Pesawat TNI AL, Puspenerbal Buka Suara

Desi Rossilawati
Kamis, 13 Agustus 2026 | 12:25 WIB
Bagikan
Sabu Diklaim Dikirim Pakai Pesawat TNI AL, Puspenerbal Buka Suara

Ilustrasi./visi.news/iStock.

VISI.NEWS - Pusat Penerbangan Angkatan Laut (Puspenerbal) menilai terungkapnya kasus Mayor Laut Faisal Mulia yang diduga mengirim sabu menggunakan pesawat TNI Angkatan Laut (AL) merupakan bukti keberhasilan pengawasan internal.

Kepala Dinas Penerangan Puspenerbal Letkol Laut (KH), Eko Hadi, mengatakan barang yang hendak dibawa ke pesawat tetap harus melewati pemeriksaan. Dalam proses tersebut, awak pesawat mencurigai barang yang akan dikirim dan langsung melaporkannya kepada komando atas.

“Terkait pemberitaan yang menyebut adanya upaya pengiriman narkotika menggunakan fasilitas pesawat TNI AL, fakta yang terungkap dalam perkara ini justru menunjukkan keberhasilan sistem pengawasan internal yang dijalankan oleh personel Puspenerbal,” kata Eko Hadi dalam keterangannya dikutip, Kamis (13/8/2026).

Berbekal laporan tersebut, petugas kemudian melakukan tindakan lanjutan hingga kasus tersebut terungkap dan pelaku ditangkap.

“Berkat kewaspadaan tersebut, upaya pengiriman narkotika berhasil digagalkan sebelum barang tersebut diberangkatkan. Dari laporan tersebut, dilakukan tindakan lanjutan yang berujung pada pengungkapan kasus dan penangkapan pelaku,” tegasnya.

Menurut Eko, proses hukum terhadap Faisal juga menjadi bagian dari komitmen Puspenerbal untuk menindak personel yang terbukti melanggar hukum.

Puspenerbal, kata dia, menghormati dan mendukung proses persidangan yang sedang berjalan serta menyerahkan pembuktian sepenuhnya kepada pengadilan.

“Saat ini Puspenerbal menyerahkan sepenuhnya proses pembuktian kepada mekanisme peradilan yang berwenang,” katanya.

Eko juga mengimbau seluruh pihak menunggu hasil persidangan dan tidak menarik kesimpulan sebelum adanya putusan hukum yang berkekuatan tetap.

Mayor Faisal Diduga Tiga Kali Kirim Sabu

Dalam persidangan perkara dugaan peredaran narkoba yang menjerat Faisal, Kapten Laut I Made Surya mengaku telah tiga kali membeli sabu dari Mayor Laut Faisal Mulia.

Sabu tersebut disebut dikirim melalui pesawat TNI AL. Pengakuan itu disampaikan Surya saat menjadi saksi secara daring dalam persidangan di Pengadilan Militer Tinggi I Medan, Senin (10/8/2026).

Surya mengatakan dirinya mengenal Faisal ketika keduanya berdinas di Lanudal Juanda, Surabaya, Jawa Timur. Sekitar November 2024, Faisal disebut mengenalkan sabu kepadanya.

Keduanya kemudian beberapa kali membeli dan mengonsumsi sabu bersama.

Pada Juli 2025, Faisal dimutasi ke Tanjung Pinang, Kepulauan Riau. Meski berbeda tempat dinas, hubungan keduanya tetap berlanjut, termasuk dalam transaksi sabu.

Surya mengaku beberapa kali memesan sabu kepada Faisal untuk dikirim dari Tanjung Pinang ke Surabaya.

"Seingat kami, ketika terdakwa di Tanjung Pinang, kami beli tiga kali," kata Surya saat menjawab pertanyaan majelis hakim.

Dalam persidangan, Surya mengungkapkan sabu yang dibelinya dari Faisal dikirim menggunakan pesawat TNI.

Untuk mengambil paket tersebut di Lanudal Juanda, Faisal disebut beberapa kali meminta bantuan seorang prajurit bernama Annas.

Setelah paket diambil, barang tersebut kemudian dikirim kepada Surya melalui pengemudi ojek online.

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.