Saat Veto AS Hentikan Resolusi Damai DK PBB
Dorongan perdamaian dari masyarakat dunia pada hakikatnya memandang bahwa perang Israel – Palestina bukan perang agama, melainkan perang kemanusiaan yang terjadi dan disaksikan oleh seluruh jendela dunia. Caba saja lihat bagaimana masyarakat kristen Palestina dan masyarakat muslim Palestina bersatu padu membela tanah airnya dari kekejaman penjajah zionis Israel. Bagaimana tidak, jika merujuk pada data yang disampaikan oleh Kementerian Kesehatan Palestina bahwa sampai saat ini aksi brutal zionis Israel ini telah menewaskan lebih dari 17.400 orang di Gaza, dimana 70% di antaranya perempuan dan anak-anak, serta melukai lebih dari 46.000 orang. Bahkan masih banyak orang yang terjebak di bawah reruntuhan, dan belum bisa teridentifikasi.
“Indonesia adalah negara yang cinta damai, namun lebih cinta pada kemerdekaan. Indonesia akan selalu mendorong perdamaian dan menolak segala bentuk penjajahan. Inilah nilai – nilai luhur yang termaktub dalam konstitusi negara. Dengan demikian atas nama rasa kemanusian, seluruh masyarakat dunia perlu terus menegaskan sikap agar pembantaian terhadap warga sipil di Gaza harus segera dihentikan tanpa syarat apapun. Jika tekanan diplomasi dan suara jalanan demonstrasi masih belum bisa menghentikannya, mungkin perlu sikap tegas pasukan militer dari berbagai belahan dunia mengambil posisi tegas untuk mengempur Israel sampai mereka mau menghentikan pesta kebiadaban di tanah Gaza, “pungkasnya.
@mh
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!