Saat Sepak Bola Kehilangan Makna: Liverpool Hidup dalam Tragedi Kepergian Diogo Jota
Ia menegaskan bahwa kondisi mental para pemain kerap luput dari perhitungan publik.
“Ini musim yang sulit, dengan keadaan yang mungkin tidak terlalu diperhitungkan orang,” kata Kelleher.
Sebagai mantan bagian dari skuad, Kelleher mengaku merasakan perbedaan besar setelah meninggalkan Liverpool, meski tragedi itu tetap membekas.
“Mungkin sedikit lebih mudah bagi saya karena sudah jauh dari sana dan tidak berada di situasi itu setiap hari,” ujarnya.
Ia pun menutup dengan refleksi pribadi atas keputusannya hengkang.
“Dari aspek individu, bagi saya untuk pergi dan bermain di tim utama adalah keputusan yang tepat, terlepas dari tragedi yang terjadi,” kata Kelleher.
Di tengah tuntutan hasil dan tekanan publik, Liverpool menjalani musim yang tak sepenuhnya bisa diukur dengan angka. Bagi sebagian pemainnya, kehilangan Diogo Jota telah mengubah prioritas, menjadikan sepak bola bukan lagi hal terpenting untuk sementara waktu.@fajar
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!