OCBC Perkuat Layanan Wealth Management Wealth Management OCBC Fokus pada Solusi Menyeluruh 12 Jul 2026 Pembiayaan Digital Kian Diminati, SPayLater Dorong Akses Keuangan yang Aman dan Inklusif 12 Jul 2026 Legenda Timnas Argentina Antonio Rattin Meninggal Dunia 12 Jul 2026 Jans Park Tawarkan 34 Wahana dengan Tiket Mulai Rp80 Ribu 12 Jul 2026 Sebanyak 28 Kampus Dilibatkan Percepat Sertipikasi Tanah Wakaf Sulsel 12 Jul 2026 Festival Pekan Kunang-Kunang Kebudayaan Edukasi Masyarakat Peduli Lingkungan 12 Jul 2026 Empat Hari Hilang, Pria Asal Ciambar Sukabumi Ditemukan Tak Bernyawa di Sungai 12 Jul 2026 Komedian Temon Templar Meninggal Dunia 12 Jul 2026 IKEA Hadirkan Ayam Bakar Padang hingga Bagel, Menu Baru Mulai Tersedia Juli 2026 12 Jul 2026 Tiga Founder Perempuan Buktikan Bisnis Bisa Jadi Penggerak Perubahan 12 Jul 2026 OCBC Perkuat Layanan Wealth Management Wealth Management OCBC Fokus pada Solusi Menyeluruh 12 Jul 2026 Pembiayaan Digital Kian Diminati, SPayLater Dorong Akses Keuangan yang Aman dan Inklusif 12 Jul 2026 Legenda Timnas Argentina Antonio Rattin Meninggal Dunia 12 Jul 2026 Jans Park Tawarkan 34 Wahana dengan Tiket Mulai Rp80 Ribu 12 Jul 2026 Sebanyak 28 Kampus Dilibatkan Percepat Sertipikasi Tanah Wakaf Sulsel 12 Jul 2026 Festival Pekan Kunang-Kunang Kebudayaan Edukasi Masyarakat Peduli Lingkungan 12 Jul 2026 Empat Hari Hilang, Pria Asal Ciambar Sukabumi Ditemukan Tak Bernyawa di Sungai 12 Jul 2026 Komedian Temon Templar Meninggal Dunia 12 Jul 2026 IKEA Hadirkan Ayam Bakar Padang hingga Bagel, Menu Baru Mulai Tersedia Juli 2026 12 Jul 2026 Tiga Founder Perempuan Buktikan Bisnis Bisa Jadi Penggerak Perubahan 12 Jul 2026

Rupiah Melemah ke 17.320 Tekan Ekonomi dan Harga

Desi Rossilawati
Senin, 4 Mei 2026 | 11:57 WIB
Bagikan
Rupiah Melemah ke 17.320 Tekan Ekonomi dan Harga

VISI.NEWS | JAKARTA - Pelemahan nilai tukar rupiah ke level Rp17.320 per dolar AS pada awal pekan menimbulkan tekanan baru bagi perekonomian domestik. Posisi ini tidak hanya mencerminkan tren depresiasi yang berlanjut, tetapi juga menjadi sinyal meningkatnya risiko terhadap stabilitas harga dan daya beli masyarakat.

Data menunjukkan rupiah dibuka melemah 0,09 persen, melanjutkan pelemahan sebelumnya yang ditutup di Rp17.305 per dolar AS. Level ini menjadi titik terlemah sepanjang sejarah, menandakan tekanan yang belum mereda di pasar keuangan.

Dari sisi ekonomi, pelemahan rupiah berpotensi mendorong kenaikan inflasi, terutama melalui jalur impor. Kepala Ekonom Bank Maybank Indonesia, Juniman, menyebut bahwa tekanan ini diperkuat oleh kenaikan harga sejumlah komoditas pangan serta bahan bakar.

"Pelemahan rupiah turut mendorong kenaikan inflasi impor. Sementara itu, seiring penurunan harga emas dunia, harga emas dan perhiasan mengalami penurunan pada bulan Maret," tutur Juniman dalam keterangannya dikutip, Senin (4/5/2026).

Kenaikan harga komoditas seperti beras, gula, minyak goreng, daging, hingga cabai merah menjadi faktor tambahan yang memperbesar tekanan inflasi. Di saat yang sama, kenaikan harga BBM nonsubsidi seperti Pertamax Turbo, Pertamina Dex, dan Dexlite turut memperkuat dampak tersebut terhadap biaya hidup.

Pelaku pasar kini menaruh perhatian pada rilis inflasi Indeks Harga Konsumen April 2026 yang diperkirakan mencapai 0,43 persen secara bulanan dan 2,72 persen secara tahunan. Data ini dinilai krusial karena akan memengaruhi arah kebijakan Bank Indonesia, khususnya dalam menjaga stabilitas nilai tukar dan inflasi.

Dari sisi eksternal, penguatan indeks dolar AS yang mencapai level 98,194 turut menambah tekanan terhadap rupiah. Selain itu, perkembangan geopolitik di Timur Tengah juga menjadi faktor yang meningkatkan ketidakpastian global. Pernyataan Presiden AS Donald Trump terkait upaya pembebasan kapal di Selat Hormuz menambah perhatian pasar terhadap risiko gangguan pasokan energi.

Halaman :

1 2

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.