IKAPJ Santuni 448 Anak Yatim dan Dhuafa dalam Peringatan Maulid Nabi di Polije 28 Aug 2026 Dari Tenaga Honorer, Muhamad Dahlan Kini Pimpin SDN Girimekar dengan Program Pendidikan Berkarakter 28 Aug 2026 Harga Tiket Mahal, The Jakmania Boikot Laga Persija vs Brisbane Roar 28 Aug 2026 Hasil FP1 MotoGP Aragon 2026, Marc Marquez Tercepat 28 Aug 2026 Jadwal Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026 Lengkap 28 Aug 2026 Toyota Camry Terbakar di Tol MBZ Arah Cikampek 28 Aug 2026 Destry Damayanti Resmi Jadi Gubernur Bank Indonesia 2026-2031 28 Aug 2026 Pesawat Tempur F-16 Lalu-lalang di Jakarta, Ini Penjelasan TNI AU 28 Aug 2026 3 Faktor Gaya Hidup yang Bisa Picu Penuaan Dini 28 Aug 2026 Ahli Ungkap Waktu Tidur yang Tepat untuk Jaga Energi 28 Aug 2026 IKAPJ Santuni 448 Anak Yatim dan Dhuafa dalam Peringatan Maulid Nabi di Polije 28 Aug 2026 Dari Tenaga Honorer, Muhamad Dahlan Kini Pimpin SDN Girimekar dengan Program Pendidikan Berkarakter 28 Aug 2026 Harga Tiket Mahal, The Jakmania Boikot Laga Persija vs Brisbane Roar 28 Aug 2026 Hasil FP1 MotoGP Aragon 2026, Marc Marquez Tercepat 28 Aug 2026 Jadwal Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026 Lengkap 28 Aug 2026 Toyota Camry Terbakar di Tol MBZ Arah Cikampek 28 Aug 2026 Destry Damayanti Resmi Jadi Gubernur Bank Indonesia 2026-2031 28 Aug 2026 Pesawat Tempur F-16 Lalu-lalang di Jakarta, Ini Penjelasan TNI AU 28 Aug 2026 3 Faktor Gaya Hidup yang Bisa Picu Penuaan Dini 28 Aug 2026 Ahli Ungkap Waktu Tidur yang Tepat untuk Jaga Energi 28 Aug 2026

RSUD Majalaya Antisipasi Bahaya Paracetamol Sirup dari India

ED
Kamis, 20 Oktober 2022 | 13:40 WIB
Bagikan
RSUD Majalaya Antisipasi Bahaya Paracetamol Sirup dari India

VISI.NEWS | MAJALAYA - Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Majalaya menyetop pemberian obat sirup Paracetamol kepada para pasiennya setelah diketahui obat sirup tersebut dianggap membahayakan.

Dihubungi VISI.NEWS, Kamis (20/10/2022), Wakil Direktur RSUD Majalaya Dr. Ahmad Hanafi, mengatakan bahwa yang beredar di tengah masyarakat ini adalah obat sirup Paracetamol anak buatan India. Sesuai dengan surat edaran Kemenkes untuk menyetop penggunaan bahan Paracetamol sirup maka pihaknya segera mengambil tindakan.

"Langkah pertama setelah rapat kordinasi, obat sirup di rumah sakit diberhentikan dulu, obat sirup Parasetamol semua produsen baik dari luar atau dalam negeri dan penggantinya puyer berupa tablet yang dibubukkan sebagai solusi tadi," ungkapnya

Dijelaskannya, kalau sirup cair yang dilarang itu produk dari India. "Sebenarnya di RSUD Majalaya tidak ada stok buatan India tersebut, tapi Kementerian Kesehatan mengantisipasi lewat surat edaran kepada kami, pelayanan kesehatan, agar menyetop dulu meskipun obat sirup di RSUD Majalaya bukan berasal dari sana," ujar Dr.Ahmad.

Ia menuturkan, bahwa kasus yang diakibatkan konsumsi obat berupa sirup seperti inipun belum terindikasi di Majalaya.

"Ya sebetulnya belum ada, yang menjadi sasaran kan anak 18 tahun ke bawah," tegasnya. @gustav

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.