RSO Prof. Soeharso Resmikan Aplikasi "RSO Pintar" dan "3-D Score" di HUT ke-71

ED
Senin, 29 Agustus 2022 | 05:22 WIB
Bagikan
RSO Prof. Soeharso Resmikan Aplikasi "RSO Pintar" dan "3-D Score" di HUT ke-71

VISI.NEWS | SOLO - Rumah Sakit (RS) Ortopedi, Prof. Dr. R. Soeharso Surakarta, yang Minggu (28/8/2022) ini tepat berusia 71 tahun, meresmikan penggunaan aplikasi "RSO Pintar" dan aplikasi "3-D Score", serta penyempurnaan "RSO's New Website Design" untuk pelayanan masyarakat dan pasien rumah sakit dengan spesialisasi bedah tulang tersebut.

Sedangkan dalam memeriahkan hari ulang tahun ke-71 RS Ortopedi Prof. Dr. Soeharso, digelar senam massal yang disebut "Senam Sendi dan Tulang" (Senam Sentul), yang berdasarkan catatan panitia total peserta mencapai 1.808 orang. Senam massal yang digelar di halaman RS Ortopedi kawasan Pabelan tersebut, diikuti para pegawai rumah sakit beserta keluarga, anggota club senam, siswa dan mahasiswa, anggota Perkumpulan Warga Tulang Sehat Indonesia (PERWATUSI) dan lain-lain, tercatat dalam pemecahan rekor MURI dengan jumlah peserta "Senam Sentul" lebih dari 1000 orang.

Pelaksana tugas (Plt) Direktur Utama RS Ortopedi Prof. Dr. Soeharso, Dr. Pamudji Utomo, di sela pelaksanaan senam massal, menjelaskan, "Senam Sentul" merupakan salah satu jenis olahraga untuk mengoptimalkan kekuatan persendian dan tulang.

"Pada perkembangan sejarahnya, Senam Sendi dan Tulang adalah senam yang menggerakkan seluruh persendian dan mengoptimalkan kekuatan tulang. Olahraga itu berguna untuk mencegah terjadinya osteoporosis dan osteoarthritis," katanya.

Menyinggung peresmian aplikasi "RSO Pintar", Dr. Pamudji mengungkapkan, aplikasi tersebut merupakan layanan telekonsultasi bagi para pasien lama dan baru, khususnya yang memerlukan konsultasi dengan spesialis kedokteran fisik dan tehabilitasi.

"Aplikasi ini memuat sekitar 15.000 video dan foto latihan. Sehingga, pasien bisa diresepkan program latihan yang terukur dengan durasi tertentu," jelasnya.

Dalam aplikasi "RSO Pintar", menurut Plt. Dirut RS Ortopedi itu, juga memuat edukasi latihan dari fisioterapis, terapis okupasi, terapi wicara, psikologi, gizi dan farmasi. Tujuannya untuk memberikan layanan rehabilitasi medik plus, baik untuk program non-operatif, pre-operatif dan post-operatif.

Halaman :

1 2

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.