Riset Terbaru Ungkap Kesenjangan yang Terus Terjadi dalam Representasi Kepemimpinan Asia di Tingkat Dunia

ED
Kamis, 15 September 2022 | 14:18 WIB
Bagikan
Riset Terbaru Ungkap Kesenjangan yang Terus Terjadi dalam Representasi Kepemimpinan Asia di Tingkat Dunia
  • Laporan ini mengulas kembali data yang dikumpulkan pada 2017 guna mengidentifikasi aksi individual dan perubahan struktural untuk mengatasi "bamboo ceiling".

VISI.NEWS | SINGAPURA - Center for Creative Leadership (CCL), lembaga global dan terbaik yang menyediakan program pendidikan bagi eksekutif perusahaan, hari ini menerbitkan laporan baru, "Global Asian Leader: From Asia, For The World"—lanjutan dari riset pada 2018 yang berjudul "The Global Asian Leader: From Local Star to Global CXO" . Dengan mewawancarai 75 pemimpin, laporan ini mengungkap faktor-faktor yang menghambat perkembangan pemimpin Asia dalam lima tahun terakhir. Di sisi lain, laporan ini juga mengevaluasi dampak tren besar seperti pandemi dan semangat nasionalisme yang semakin tinggi.

"Bamboo ceiling" tetap terjadi meski Asia menjadi "pusat dunia"

Pertumbuhan negara-negara berkembang di Asia diproyeksikan mencapai 5,2% pada 2023 meski menghadapi ketidakpastian global dan prospek ekonomi yang melambat. Maka, perusahaan global akan "menyasar dunia Timur" guna menjaga pertumbuhan bisnis. Tren ini membutuhkan pemimpin bisnis lokal yang menguasai pemahaman norma sosial dan budaya sebagai penggerak ekspansi regional.

Namun, meski pembinaan pemimpin bisnis di Asia berjalan dengan baik, representasi Asia dalam tim eksekutif top perusahaan menurun dari angka pada 2017. Di antara 200 perusahaan terbesar di dunia, pemimpin asal Asia hanya mengambil porsi 4% dari jajaran tim eksekutif perusahaan yang berkantor pusat di Amerika Serikat pada 2022, atau menurun dari 8% dari 2017.

"Sumber daya manusia di Asia berkembang pesat dari berbagai sisi kepemimpinan selama dekade terakhir—meski begitu, riset terbaru kami mengungkap tren mengkhawatirkan yang terjadi dalam beberapa tahun terakhir, yakni menurunnya angka representasi pemimpin Asia dalam jajaran eksekutif puncak perusahaan multinasional. Kini, kita semakin perlu mengatasi bamboo ceiling dan memfasilitasi Global Asian Leadership agar perusahaan mampu menjawab tantangan besar di tingkat regional dan global," ujar Elisa Mallis, Managing Director & Vice President, Asia Pasifik, CCL.

Halaman :

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.