Ribuan Nahdliyin Padati Pembukaan Muktamar NU ke-35

ED
PN
Kamis, 27 Agustus 2026 | 16:53 WIB
Bagikan
Ribuan Nahdliyin Padati Pembukaan Muktamar NU ke-35

VISI.NEWS - Ribuan Nahdliyin memadati Lapangan Untung Suropati, Tambakberas, Jombang, Jawa Timur, untuk mengikuti pembukaan Muktamar Ke-35 Nahdlatul Ulama (NU), Kamis (27/8/2026).

Kepadatan terlihat sejak pagi. Massa yang datang ke lokasi tidak hanya terdiri dari peserta resmi Muktamar, tetapi juga rombongan liar atau Romli yang berasal dari berbagai daerah di Indonesia.

Meningkatnya jumlah orang yang hadir membuat pengamanan di sejumlah akses menuju arena Muktamar diperketat. Tiga pintu masuk menuju lokasi dijaga puluhan petugas keamanan yang telah bersiaga sejak pagi.

Pemeriksaan dilakukan terhadap identitas dan barang bawaan para peserta maupun pengunjung. Petugas juga menggunakan perangkat pendeteksi otomatis untuk membantu menjaga keamanan di sekitar arena.

Alat tersebut akan mengeluarkan alarm apabila mendeteksi pergerakan manusia dalam radius sekitar dua meter.

Meski harus melewati pemeriksaan dan antrean, antusiasme Nahdliyin untuk mengikuti pembukaan Muktamar tetap tinggi. Rombongan dari berbagai wilayah terlihat terus berdatangan ke kawasan Tambakberas.

Salah satunya rombongan PCNU Nias Selatan, Sumatra Utara. Jarak yang cukup jauh tidak menyurutkan keinginan mereka untuk hadir langsung dalam pembukaan forum tertinggi NU tersebut.

Salah seorang anggota rombongan, Syafnal, mengatakan rombongannya memilih menggunakan pesawat untuk memangkas waktu perjalanan dari Nias Selatan menuju Jombang.

"Kalau naik darat lama, harus berhari-hari. Jadi kami putuskan untuk naik pesawat saja, satu hari sudah sampai. Kemarin berangkat, sekarang sampai," ujar Syafnal.

Rombongan tersebut berangkat sehari sebelum pembukaan Muktamar. Langkah itu dilakukan agar mereka memiliki cukup waktu untuk tiba di Jombang dan mengikuti rangkaian kegiatan tanpa terlambat.

Setibanya di kawasan Tambakberas pada Kamis pagi, rombongan langsung menyelesaikan proses registrasi sebelum menuju tempat penginapan dan arena utama Muktamar.

Namun, luasnya kawasan kegiatan membuat mobilitas peserta menjadi salah satu tantangan tersendiri.

Syafnal mengungkapkan, jarak antara sejumlah lokasi, mulai dari tempat registrasi, pemondokan, hingga arena kegiatan, cukup jauh apabila ditempuh dengan berjalan kaki.

"Jarak tiap lokasi ini lumayan. Tadi registrasinya di sana, towernya beda lagi, jauh kalau jalan kaki. Jadi harus naik becak listrik sama golf car dulu, tapi antre juga sekarang ditambah macet," katanya.

Kepadatan kendaraan dan antrean transportasi internal membuat perjalanan menuju sejumlah titik di kawasan Muktamar membutuhkan waktu lebih lama.

Meski demikian, kondisi tersebut tidak mengurangi semangat rombongan untuk mengikuti agenda Muktamar.

Antusiasme serupa terlihat dari rombongan Nahdliyin yang datang dari Maluku Utara.

Thalib, salah seorang anggota rombongan, mengatakan mereka telah tiba di Jombang dua hari sebelum pembukaan Muktamar.

Perjalanan dari Maluku Utara ditempuh menggunakan berbagai moda transportasi.

"Kami tiba di sini sudah dua hari lalu. Selama perjalanan kami menggunakan transportasi yang berbeda, jalur laut, darat, dan udara. Rombongan jadi seru," tutur Thalib.

Pengalaman perjalanan panjang tersebut menjadi bagian tersendiri bagi peserta yang datang dari wilayah luar Jawa.

Mereka harus menempuh perjalanan laut, darat, hingga udara sebelum akhirnya tiba di Jombang. Kehadiran mereka menunjukkan luasnya jaringan warga NU yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia.

Tidak hanya peserta resmi yang berdatangan, keberadaan Romli juga turut membuat kawasan Tambakberas semakin ramai.

Rombongan tersebut datang dengan motivasi masing-masing untuk menyaksikan langsung pembukaan Muktamar Ke-35 NU. Kehadiran mereka sekaligus menambah semarak suasana di sekitar arena utama.

Dengan jumlah pengunjung yang terus meningkat, petugas keamanan melakukan pengawasan lebih ketat di pintu-pintu masuk.

Penjagaan tidak hanya ditujukan untuk memastikan peserta yang masuk memiliki identitas dan akses yang sesuai, tetapi juga untuk menjaga situasi tetap aman dan tertib selama kegiatan berlangsung.

Pembukaan Muktamar Ke-35 NU di Tambakberas menjadi perhatian besar warga Nahdliyin karena forum tersebut menjadi momentum penting bagi perjalanan organisasi memasuki abad keduanya.

Para peserta datang dari berbagai daerah dengan latar belakang dan pengalaman perjalanan yang berbeda. Ada yang menempuh perjalanan udara dari Sumatra, sementara lainnya harus menggabungkan transportasi laut, darat, dan udara dari wilayah Indonesia timur.

Perbedaan jarak dan jalur perjalanan tersebut tidak menghalangi mereka untuk berkumpul di Jombang.

Semangat mengikuti forum tertinggi NU menjadi titik temu ribuan Nahdliyin yang memadati Tambakberas.

Suasana tersebut membuat kawasan Lapangan Untung Suropati dan sekitarnya semakin semarak menjelang dan saat pembukaan Muktamar.

Di tengah kepadatan peserta, antrean pemeriksaan, kemacetan, hingga tantangan mobilitas antarlokasi, antusiasme warga NU tetap terlihat kuat.

Muktamar Ke-35 pun menjadi momentum pertemuan warga NU dari berbagai penjuru Indonesia, sekaligus memperlihatkan besarnya perhatian Nahdliyin terhadap arah perjalanan organisasi pada masa mendatang.

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.