Revitalisasi Sekolah di Sukabumi Bertambah, Wabup Berharap Membawa Perubahan
Wakil Bupati Sukabumi Andreas./visi.news/Andri.
VISI.NEWS – Pemerintah Kabupaten Sukabumi menyambut baik peningkatan bantuan revitalisasi sekolah dari pemerintah pusat pada 2026. Kenaikan anggaran tersebut diharapkan dapat mendorong perbaikan sarana dan prasarana pendidikan di Kabupaten Sukabumi.
Wakil Bupati Sukabumi, Andreas, mengatakan peningkatan anggaran tersebut menjadi kabar baik bagi sektor pendidikan di Kabupaten Sukabumi, terutama mengingat wilayah Kabupaten Sukabumi yang sangat luas dengan jumlah satuan pendidikan yang cukup banyak.
"Yang kedua kaitan dengan perbaikan sekolah yang ada di Kabupaten Sukabumi, alhamdulillah dapat peningkatan secara anggaran," kata Andreas.
Ia berharap peningkatan dukungan anggaran dari pemerintah pusat tersebut dapat memberikan perubahan terhadap kualitas pendidikan di Kabupaten Sukabumi.
"Alhamdulillah, mudah-mudahan bisa membawa perubahan untuk pendidikan di Kabupaten Sukabumi. Karena Kabupaten Sukabumi wilayah yang terluas, dengan jumlah sekolah yang cukup besar," ujarnya.
Sebelumnya, Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Wamendikdasmen) Fajar Riza Ulhaq menyatakan bantuan revitalisasi sekolah untuk Kabupaten Sukabumi pada 2026 mengalami peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya.
Hal itu disampaikan Fajar dalam kegiatan audiensi dan dialog mengenai kebijakan serta penguatan mutu pendidikan di Kabupaten Sukabumi yang digelar di SMPN 1 Cikembar, Kabupaten Sukabumi, Rabu (5/8/2026).
Fajar menyebutkan, berdasarkan perjanjian kerja sama (PKS) yang telah ditandatangani kementerian dan pihak sekolah, terdapat 174 satuan pendidikan di Kabupaten Sukabumi yang mendapatkan bantuan revitalisasi pada 2026.
Jumlah tersebut meningkat dibandingkan 2025 yang tercatat sebanyak 114 satuan pendidikan.
Dengan demikian dari sisi anggaran, bantuan revitalisasi juga meningkat dari Rp108 miliar pada 2025 menjadi Rp154 miliar pada 2026.
"Kalau tahun lalu total alokasi anggaran revit Rp108 miliar, tahun ini Rp154 miliar, naik Rp50 miliar," kata Fajar.
Adapun penerima bantuan revitalisasi terbanyak berasal dari jenjang sekolah dasar (SD), yakni 93 satuan pendidikan. Kemudian PAUD sebanyak 39 satuan pendidikan dan SMP sebanyak 29 satuan pendidikan.
Fajar mengatakan jumlah penerima program revitalisasi tersebut masih dimungkinkan bertambah.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!