10 Restoran Legendaris di Cirebon 2026 yang Wajib Dikunjungi!
VISI.NEWS | CIREBON - Restoran legendaris di Cirebon menawarkan pengalaman kuliner otentik khas Jawa Barat yang kaya rempah dan tradisi. Berikut rekomendasi 10 tempat makan legendaris di Cirebon tahun 2026 yang wajib dikunjungi wisatawan dan pencinta kuliner lokal.
Cirebon, kota pesisir yang kaya sejarah dan budaya, tidak hanya terkenal karena batiknya, tetapi juga karena warisan kuliner yang kuat dan bertahan sepanjang waktu. Banyak restoran legendaris di Cirebon yang sudah eksis puluhan tahun, menjadi ikon rasa dan menjadi tujuan kuliner bagi wisatawan lokal maupun mancanegara.
Berikut rangkuman 10 restoran legendaris di Cirebon yang populer dan masih dicari hingga tahun 2026:
1. Empal Gentong Haji Apud – Restoran Legendaris di Cirebon
Empal Gentong Haji Apud adalah salah satu restoran legendaris di Cirebon yang wajib dicoba. Masakan utamanya, empal gentong, disajikan dengan kuah santan kaya rempah yang dimasak dalam gentong tanah liat tradisional. Tidak hanya empal gentong, namun juga empal asem dan sate kambing yang tak kalah nikmat. Banyak wisatawan menyebut tempat ini sebagai ikon kuliner Cirebon yang menggugah selera.- Alamat, Jalan Raya Kedawung No.24, Battembat, Cirebon
- Buka pukul: 09.00–21.00 WIB
2. Nasi Jamblang Bu Nur – Kuliner Khas Cirebon yang Terkenal
Nasi jamblang merupakan kuliner khas Cirebon yang dibungkus dengan daun jati. Nasi Jamblang Bu Nur dikenal karena beragam lauknya, mulai dari tahu goreng, semur daging, hingga cumi hitam yang lezat. Banyak wisatawan menyukai cita rasa autentik dan tradisional yang diwariskan turun-temurun di tempat ini.- Alamat, Jalan Cangkring 2 No.34, Kejaksan, Cirebon
- Buka pukul: 07.00–20.30 WIB
3. Tahu Gejrot Pak Endang – Camilan Legendaris di Pusat Kota
Tahu gejrot adalah makanan ringan khas Cirebon, dan Tahu Gejrot Pak Endang menjadi salah satu versi legendaris yang wajib dicicipi. Perpaduan tahu goreng dengan bumbu asam, manis, dan pedas membuat camilan ini populer di kalangan wisatawan dan penduduk lokal.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!