Respons Pernyataan Presiden, Sasaka Indonesia Siap Perluas Program Jembatan Pemberdayaan

Desi Rossilawati
Kamis, 4 Desember 2025 | 00:42 WIB
Bagikan
Respons Pernyataan Presiden, Sasaka Indonesia Siap Perluas Program Jembatan Pemberdayaan

VISI.NEWS | KOTA BANDUNG - Program pembangunan satu juta meter jembatan pemberdayaan terus menunjukkan dampak berkelanjutan bagi masyarakat di berbagai daerah. Fokus program bukan sekadar pada hadir atau tidaknya infrastruktur, tetapi pada dampak nyata yang terus menerus terhadap kualitas hidup masyarakat.

Inisiatif ini menjadi bagian dari roadmap besar 2020/2045 yang melibatkan Kemendesa, Kementerian PUPR, serta jaringan kemitraan yang luas.

Hingga periode 2020/2025, program ini telah memberikan manfaat bagi 102.461 orang melalui pembangunan 43 jembatan pemberdayaan yang tersebar di sejumlah wilayah prioritas.

Acara yang berlangsung di Grand Pasundan, Rabu (3/12/2025) itu menjadi ajang silaturahmi berbagai elemen, mulai dari pemerintah, organisasi masyarakat, hingga para donatur.

Komaludin, Direktur Eksekutif Sasaka Indonesia, menyampaikan bahwa pelaksanaan program berjalan lancar serta terus mendapatkan dukungan publik.

“Alhamdulillah, sejauh ini semuanya lancar. Ini adalah gathering rutin tahunan. Dari tahun ke tahun mitra dan kolaborasi kita dengan masyarakat semakin bertambah. Acaranya memang silaturahmi multientitas dari berbagai sektor, termasuk para donatur,” ujarnya.

Menurut Komaludin, 26 donatur aktif terlibat dalam mendukung gerakan pembangunan jembatan yang tidak hanya berorientasi pada konstruksi fisik, tetapi juga proses pemberdayaan masyarakat.

“Sasaka Indonesia ini adalah infrastruktur pemberdayaan. Biasanya infrastruktur dibangun melalui tender dan proyek. Namun, kami melakukannya dengan pendekatan pemberdayaan, sehingga masyarakat turut wajib terlibat dalam pelaksanaannya,” jelasnya.

Saat ini, program jembatan pemberdayaan telah hadir di tiga pulau Jawa (Jabar, Jateng, Banten), Sulawesi Tengah, dan Sumatra Barat. Komaludin juga menyebut pernyataan Presiden mengenai target pembangunan 300 ribu meter jembatan, dan ia berharap konsep tersebut dapat selaras dengan inisiatif pemberdayaan yang selama ini dikerjakan.

Kebutuhan infrastruktur di Indonesia masih sangat besar. Mudah-mudahan apa yang selama ini kami lakukan dapat berjalan seiring dengan program pemerintah,” tuturnya.

Halaman :

1 2

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.