Resmi Dibuka, Family Forest Design Exhibition Hadirkan Pameran Desain Hutan Kolektif Pertama di Dunia
Ramalis Sobandi, perwakilan dewan juri kompetisi desain hutan mengatakan, "Desain pemenang sayembara akan dijadikan sebagai studi dasar sekaligus diadaptasi sebagai langkah konkret dalam menumbuhkan hutan kolektif Perhutana di Jatiwangi yang akan bertahap dibangun mulai tahun 2023."
Selain menampilkan karya enam besar sayembara desain hutan, rangkaian Family Design Forest Exhibition juga dimeriahkan oleh penampilan seni, dan workshop. Kegiatan pameran digelar secara gratis dan terbuka untuk umum. Selain itu, pengunjung juga berkesempatan membeli kavling hutan seluas 4x4 meter di lokasi pameran.
Perhutana (Perusahaan Hutan Tanaraya) merupakan bagian dari gagasan Kota Terakota untuk mereklamasi lahan seluas 8 hektar menjadi area hutan konservasi. Nantinya area hutan tersebut akan dikelola sekaligus dimiliki secara kolektif oleh pihak-pihak yang terlibat dalam transaksi investasi masa depan, atas kebutuhan paling dasar manusia, oksigen.
Perhutana menawarkan sebidang tanah untuk menumbuhkan hutan di mana setiap pemangku kepentingan akan mendapatkan 3 hal sebagai imbalannya. Pertama, Anda akan memiliki sebidang tanah berukuran 4 x 4m² yang nantinya akan disumbangkan untuk Hutan Suci (konservatori). Kedua, Anda akan menerima sertifikat eksklusif, dirancang dan terbuat dari batu bata tanah. Terakhir, Anda dapat mengonversi sertifikat NFT menjadi mata uang.@mpa
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!