Resahkan Warga, Viral Geng Motor Bersenjata Tajam di Benda Sukabumi
Editor
Desi Rossilawati
Minggu, 2 Februari 2025 | 09:03 WIB
VISI.NEWS | SUKABUMI - Sebuah video yang memperlihatkan sejumlah orang bersenjata tajam diduga geng motor yang tengah konvoi di jalan raya viral di media sosial.
Peristiwa yang terekam itu terjadi tepatnya di jalan raya Sukabumi-Bogor, Desa Benda, Kecamatan Cicurug, tepatnya di depan sebuah pangkalan truk pengangkut air minum dalam kemasan.
Satpam pangkalan truk, Andri menyatakan peristiwa itu terjadi pada Jumat (31/1/2025) dini hari sekitar pukul 04.05 WIB. Namun video itu mulai beredar pada Jumat malam.
"Ketika itu saya sedang tugas jaga, adapun kejadiannya itu pada Jumat dini hari menjelang subuh. Kronologis, geng motor itu datang dari arah Cicurug ke arah Bogor. Kalau dihitung lumayan banyak motornya saja ada sekitar 50 unit. Kalau orangnya bisa ratusan karena berboncengan," ujar Andri.
Dia menjelaskan senjata tajam yang dibawa diantaranya cerulit berukuran besar.
Dalam kejadian tersebut tidak ada korban karena mereka tak sempat menyerang pengguna jalan namun hanya menggertak. Setelah dari lokasi itu, mereka bertolak ke arah Cicurug.
Bukan yang Pertama
Andri menyatakan peristiwa ini bukan yang pertama, karena sudah beberapa kali konvoi itu dilakukan bahkan pernah terjadi bentrok. "Sering sih tidak, tapi setiap bulannya ada kejadian. Dulu juga pernah bentrok di seberang sana, didepan kios," imbuh Andri sembari menunjuk ke arah kios diseberang posnya berjaga. Sementara itu, warga merasa resah dengan kejadian ini. Apalagi bagi warga yang sering melakukan perjalanan pada malam atau dini hari. "Iya resah sekali, kalau lihat di video itu kan pada bawa senjata tajam. Apalagi saya sering pulang kerja malam," ungkap Yanti, warga.Respons Polisi
Terpisah, Kasi Humas Polres Sukabumi, Iptu Aah Saepul Rohman menyatakan pihaknya tengah melakukan pendalaman terkait peristiwa yang viral di media sosial. "Informasi dari medsos tentunya memerlukan pendalaman lebih lanjut namun demikian apabila ada masyarakat yang mengetahui, menyaksikan suatu kejahatan atau pelanggaran silahkan melaporkan kepada polisi terdekat bisa langsung atau melalui call center 110 atau ke akun media sosial Polres Sukabumi," kata Aah. Ketika video itu beredar, Polres Sukabumi langsung mengantisipasi dengan melaksanakan patroli. Patroli tersebut, kata Aah, dilakukan rutin setiap malam apakah itu patroli biru atau Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD). @andriBerita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!