Reputasi Jadi Senjata: Launching Buku Perdana Pendiri Crisis Management Centre
"Reputational Security", buku pertama dalam Seri Manajemen Krisis Strategis Nordin Abdullah, menguraikan bagaimana disinformasi tidak hanya mengubah aturan komunikasi strategis tetapi juga secara mendasar mengubah lanskap risiko global. Dalam mendefinisikan disiplin yang baru muncul ini, Nordin mencatat, "Kita memiliki segala jenis keamanan, mulai dari keamanan perbatasan hingga keamanan siber, tetapi satu hal yang paling dijaga orang adalah reputasi mereka sendiri, yang merupakan celah besar. Itu harus diamankan dan dipahami sebagai aset yang selalu terancam."
Buku berikutnya dalam seri ini, "Cognitive Influence and Corporate Warfare", mengkaji bagaimana taktik zona abu-abu semakin digunakan untuk menargetkan perusahaan, mendestabilisasi tim kepemimpinan, mengganggu pasar regional, dan memengaruhi lingkungan politik di mana bisnis beroperasi.
Nordin adalah pendiri Pusat Manajemen Krisis, sebuah organisasi yang didedikasikan untuk membantu para pemimpin membangun ketahanan jauh sebelum krisis melanda, memungkinkan institusi tidak hanya bertahan dalam menghadapi kesulitan tetapi juga muncul lebih kuat, lebih bersatu, dan selaras secara strategis dengan gagasan mereka sendiri tentang masa depan yang berkelanjutan.
@uli
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!